oleh

UNIBA Madura Tradisikan Kajian Ilmiah di Awal Tahun

KABARMADURA.ID, Sumenep – Universitas Bahaudin Mudhary Madura (Uniba Madura) menggelar kuliah umum dengan tema Sharing Leadership Training SkillJumat (23/10/2020). Kuliah umum itu diisi langsung oleh Ketua Yayasan Qudsiyah Bahaudin Mudhari, Achsanul Qosasi melalui media daring.

Wakil Rektor I UNIBA Madura Agung Purnomo mengatakan, kegiatan konkret dari Uniba Madura itu selalu dilakukan di awal tahun, atau saat mahasiswa baru memulai perkuliahan.

“Kali ini kuliah umum diisi oleh Bapak Achsanul Qasasi (AQ), setiap awal tahun penerimaan mahasiwa baru selalu dilaksanakan kuliah aumum dengan tema Sharing Leadership Training Skill,” katanya, Jumat (23/10/2020).

Kegiatan tersebut sudah digelar sejak tahun 2018, atau awal berdirinya Uniba Madura. Kemudian dilanjutkan di tahun 2019 hingga saat ini, tahun 2020. Kuliah umum itu sedianya dialaksanakan pada September, namun diundur ke Oktober sekaligus peresmian Radio Uniba Madura FM.

Tema tesebut untuk memperkenalkan pada mahasiswa agar memahami pengertahuan kepemimpinan. Selain itu, juga memberikan pemahaman mengenai Omnibus Law atau Undang-Undang Cipta Kerja yang baru disahkan dan sempat jadi kontroversi itu. Terlebih, saat ini banyak masyarakat belum memahami Omnibus Law.

“Jika tidak dikembangkanm,maka akan memahami secara tidak pasti. Maka dalam mengambil tindakan harus dianalisa,” ujarnya.

Objek kegiatan itu tidak hanya mahasiswa baru, namun jugadosen dan karyawan. Jumlahnyasekitar 400 peserta. Output dari kegiatan itu, nantinya untuk penyamaan persepsi mahasiswa baru dengan civitas akademika Uniba Madura.

“Ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru dan memberikan motivasi. Terlebih, saat ini UNIBA juara dan ikut pertama kali langsung juara videografer nasional,” ujar dia.

Selain itu,terdapat sesi yang membahas tentang wabah Covid-19. Utamanya memperkenalkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 kepada mahasiswa baru.

Sementara itu, Achsanul Qosasi kepada Kabar Madura seusai kegiatanmenyampaikan, mengisi langsung kuliah umum tersebut, karena ingin langsung memberikan apresiasi kepada mahasiswanya. Sebab, menurutnya penghargaan sangatlah mahal harganya.

Selain itu,menegaskan bahwa kunci kesuksesan berada pada pendidikan, sehinggailmu pengtahuan sangatlah panting, namun juga harus dikuatkan dengan jiwa kepemimpinan yang memadai. Oleh karena itu harus mengasah kemampuannya dengan terus mempunyai impian.

“Kunci semuanya berada pada pedidikan,” pungkasnya.(imd/waw)

Komentar

News Feed