Unija Gelar PKKMB, Rektor Harap Mahasiswa Baru Jadi Generasi Berkualitas


Unija Gelar PKKMB, Rektor Harap Mahasiswa Baru Jadi Generasi Berkualitas
(MUHAMMAD IQBAL/KM.ID) SEREMONIAL: Rektor Universitas Wiraraja Sjaifurrachman resmi membuka Pengenalan Kegiatan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Wiraraja (Unija), Senin (12/9/2022).

KM.ID | SUMENEP -- Universitas Wiraraja (Unija) Madura membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di halaman Kampus Unija, Senin (12/9/2022). 

Pembukaan PKKMB itu dihadiri langsung oleh Rektor Unija Sjaifurrachman, Wakil Rektor I Unija Mujib Hannan, Wakil Rektor II Unija Nur Qoudri Wijaya, Wakil Rektor III Unija Nurdody Zakki, para Dekan Fakultas, dan Kepala Bagian di Unija.

Kegiatan PKKMB yang digelar secara luring ini akan berlangsung selama lima hari, dari tanggal 12 hingga 16 September 2022. 

Rektor Unija Sjaifurrachman menyampaikan ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru. Dia juga mengapresiasi atas perjuangan mahasiswa untuk bisa lolos seleksi.

"Selamat, saya bangga pada kalian semua. Kalian telah berjuang untuk bisa sampai di titik seperti sekarang ini," ucapnya. 

Dia berharap, mahasiswa baru bisa segera menyesuaikan terhadap kegiatan akademik maupun non akademik di Unija. "Terutama dalam memahami tata tertib yang berada di kampus Unija ini," tambahnya.

Selain itu, Sjaifurrachman menekankan, agar seluruh mahasiswa Unija bisa menjadi bagian dari generasi berkualitas dan mampu berprestasi di kancah regional dan nasional. 

"Kami harap kalian bisa menjadi berprestasi sesuai disiplin keilmuan masing-masing. Tunjukkan bahwa kita yang terbaik. Semoga kalian menjadi bagian terbaik dari generasi berkualitas," jelasnya.

Disebutkan, pada tahun akademik 2022/2023 ini, Unija membuka prodi baru, di antaranya Teknik Informatika, Sistem Informasi, Bisnis Digital, dan Desain Komunikasi Visual.

"Alhamdulillah, animo masyarakat terhadap prodi baru ini cukup besar," ungkapnya.

PKKMB tahun 2022 Unija diikuti oleh 1.240 mahasiswa baru, termasuk dua mahasiswa dari Timor Leste dan satu mahasiswa dari Malaysia.

Sementara Presiden Mahasiswa Unija Khalid Dalili berharap, mahasiswa baru ini bisa kritis terhadap persoalan-persoalan sosial. 

"Mari bersama-sama membangun Unija, dengan tidak melupakan kewajiban sebagai mahasiswa yang kritis pada berbagai macam persoalan," pungkas pria kelahiran Sera Tengah, Kecamatan Bluto itu.

Reporter: KM7

Redaktur: Sule Sulaiman