Untuk Pilkada 2024, Bawaslu Pamekasan Pastikan Tidak Ada Rekrutmen Ulang Pengawas

Pemilu, Politik321 views

KABAR MADURA | Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pamekasan memastikan tidak akan melakukan rekrutmen ulang pengawas di tingkat kecamatan hingga tempat pemungutan suara (TPS) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 mendatang. 

Ketua Bawaslu Pamekasan Sukma Umbara Tirta Firdaus mengatakan, untuk kepentingan pengawasan Pilkada 2024, pihaknya hanya akan melakukan asesmen terhadap pengawas yang sudah bertugas pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 kemarin. 

Banner Iklan Stop Rokok Ilegal

Menurut Sukma, apabila hasil asesmen tidak memenuhi ketentuan, maka pengawas yang bersangkutan akan digantikan oleh peserta yang masuk enam besar pada saat rekrutmen pengawas 2023 lalu.

“Untuk panwascam, kami nanti akan melakukan asesmen, apakah masih layak dipakai atau tidak. Ketika masih layak dilanjut, ketika tidak layak, nanti akan di PAW. Kami nanti mengambil peringkat yang di bawahnya” ujar Sukma, Senin (26/2/2024). 

Baca Juga:  Perindo Bakal Hengkang dari DPRD Pamekasan, PDI-P  dan Gelora Lolos

Proses asesmen pengawas ini dijadwalkan akan berlangsung pada Maret 2024.  Sukam menyebut, pembentukan pengawas di tingkat kecamatan dan desa harus mendahului perekrutan panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS). 

Secara terperinci, kebutuhan pengawas di Pamekasan untuk tingkat kecamatan membutuhkan 39 orang. Sedangkan untuk tingkat desa membutuhkan 189 orang, masing-masing desa/kelurahan satu orang. 

“Jadi perintahnya dari Bawaslu RI melakukan asesmen,” imbuhnya. 

Secara umum, kata Sukma, untuk Pilkada 2024 masih dalam tahap mempersiapkan perencanaan pelaksanaan, termasuk beberapa rencana pengawasan di setiap kecamatan, sosialisasi, dan proyeksi anggaran yang dibutuhkan. 

Baca Juga:  Bawaslu Sampang Akui Kasus Rekrutmen KPPS Sedang Diproses

“Saat ini masih proses perencanaan program dan anggaran,” jelasnya.

Dia juga mengungkapkan bahwa anggaran pengawasan untuk Pilkada 2024 sudah disepakati dengan Pemkab Pamekasan sebesar Rp12 miliar. Namun, pihaknya masih belum menerima anggaran tersebut.

“Kalau dari sisi proyeksi anggaran untuk kebutuhan setiap program sudah mulai disusun,” tukasnya. 

Pewarta: Khoyrul umam syarif 

Redaktur: Sule Sulaiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *