Upaya FOPI Kenalkan Cabor Petanque, Didekatkan dengan Siswa untuk Ciptakan Atlet Baru

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ IST) BARU: Anggota olahraga Petanque di Bangkalan melakukan latihan bersama dan menaruh harapan bisa dipertandingkan di Porprov Jatim 2022.

KABARMADURA.ID – Cabang olahraga (cabor) Petanque mungkin asing terdengar di telinga masyarakat. Cabor yang berasal dari Perancis ini mulai digeluti masyarakat Bangkalan. Bahkan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bangkalan akhirnya memasukkannya sebagai cabor baru.

FA’IN NADOFATUL M, BANGKALAN

Bacaan Lainnya

Kendati Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) pusat sudah terbentuk pada 18 Maret 2011 lalu, di Bangkalan, FOPI baru berumur beberapa bulan saja. Sebagai cabor di Bangkalan, Petanque memang belum dikenal banyak orang. Tetapi perlahan FOPI dan KONI mulai memperkenalkan Petanque ke beberapa sekolah.

Bahkan ada target Petanque akan diikutsertakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) 2022 mendatang.

“Saat ini sudah ada tiga club Petanque, yakni club di SMAN 1 Bangkalan, SMAN 2 Bangkalan dan SMKN 1 Labang,” ujar Ketua FOPI Bangkalan, Fahri Arif.

Petanque sendiri merupakan cabor non body contact atau tidak ada sentuhan fisik langsung dengan jumlah pemain yang beragam. Mulai dari jumlah pemain single atau perorangan memainkan tiga bola, double atau perorangan memainkan tiga bola, triple atau perorangan memainkan dua bola dan shooting game. Jenis olahraga ini termasuk kategori olahraga individu dan beregu.

Peralatan yang digunakan dalam olahraga Petanque terdiri atas boules (bosi, red), jack (boka, red), circle (lingkaran, red) dan meteran pengukur untuk jarak 1, 5 dan 10 meter.

Permainan Petanque yakni dengan cara melempar bola besi sedekat mungkin dengan bola kayu yang disebut dengan cochonnet dan kaki harus berada di lingkaran kecil. Permainan ini biasa dimainkan di tanah keras atau minyak, rerumputan, pasir atau permukaan tanah lain.

“Perlahan tapi pasti, kami kenalkan Petanque pada siswa SMA dan alhamdulillah sudah ada beberapa calon atlet yang nantinya akan kami persiapkan untuk ajang Porprov Jatim,” paparnya.

Terpisah, Ketua KONI Bangkalan Fauzan Ja’far mengatakan, dia tidak ingin melewatkan kesempatan untuk menjaring atlet dari berbagai macam cabor. Meski terbilang baru, Fauzan ingin Petanque bisa menumbuhkan bibit-bibit atlet yang bisa membawa nama Bangkalan dalam bidang olahraga.

“Meskipun Petanque cabor baru, kami akan ikutkan di porprov dan akan kami target medali tentunya,” tandasnya. (ina/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *