Upaya Pokdarwis Mantap Jiwa Lestarikan Lingkungan, Rajin Kenalkan Masyarakat Nilai Ekonomis Mangrove

  • Whatsapp
(FOTO: KM/AJI NURRAHMAN for KM) SEMANGAT: Pokdarwis Mantap Jiwa sangat antusias melakukan rehabilitasi pohon mangrove di desanya.

KABARMADURA.ID | Merawat alam memang semudah membalik telapak tangan. Banyak yang harus dikorbankan, mulai dari kesiapan materi, waktu, tenaga, mental dan yang lainnya. Apalagi dibenturkan dengan persoalan ekonomi, tentu menjadi ujian terberat.
MOH RAZIN, SUMENEP

Demikian yang dirasakan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Mantap Jiwa asal Kecamatan Saronggi, Sumenep dalam melindungi stabilitas lingkungan melalui rehabilitasi mohon mangrove.

Pokdarwis di Desa Kebun Dadap Timur (Kedatim) ini menjadikan pohon yang salah satu fungsinya menghindarkan abrasi itu sebagai tempat wisata dan pendidikan mangrove kepada masyarakat.

Sebelum digagas tahun 2018, di desa itu pohon mangrove yang usianya sudah lebih 20 tahun itu banyak ditebang. Alasan dibabat lantaran dianggap tidak berguna.

Bendahara Pokdarwis Kedatim Kecamatan Saronggi Aji Nurrahman mengatakan, agar melindungi dari penebangan liar, maka dia mengumpulkan pemuda desa setempat untuk membentuk Pokdarwis Mantap Jiwa. Mereka kemudian menyulap pohon mangrove itu menjadi sesuatu yang bernilai secara ekonomi, bukan hanya dampak lingkungannya.

“Padahal manfaatnya tidak usah dijelaskan lagi, karena rata-rata sudah banyak yang tahu,” kata Aji, saat ditemui di dekat hutan mangrove yang kini disulap menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Keris ini.

Tidak hanya rehabilitasi, hutan mangrove di sana dikelola berkelanjutan. Mereka bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Kebun Dadap Timur dan dibiayai dari dana desa.

“Alhamdulillah, setelah melewati jalan yang cukup panjang, desain wisata sudah 45 persen dan sudah mempunyai masukan tetap dalam setiap bulannya. Dan juga ada puluhan masyarakat sekitar yang dipekerjakan,” imbuh dia.
Redaktur: Wawan A. Husna

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *