UPT Pungut Biaya Perekaman e-KTP

  • Whatsapp

Berdalih Uang Transport, Padahal Dibiayai Dinas

Kabarmadura.id/SUMENEP–Perekaman e-KTP di Kecamatan Masalembu dikenakan biaya sebesar Rp25 ribu. UPT Dukcapil berdalih, biaya tersebut digunakan untuk BBM dan transportasi petugas dari kepulauan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sumenep.

Kepala Bidang Pelayanan dan Pendaftaran Kependudukan Disdukcapil Kabupaten Sumenep, Wahasah menjelaskan, uang pungutan itu bukan untuk biaya dokumen ataupun rekaman tetapi benar-benar untuk uang BBM dan transpot petugas.

Di Kecamatan Masalembu, dalam sehari, sejak pukul 07.00 sampai 12 malam, pihak UPT Dukcapil melakukan perekaman e-KTP kurang lebih 40 orang. Sedangkan kebutuhan BBM dalam sehari tersebut adalah Rp1.080.000.

“Secara regulasi memang salah karena menarik (uang, red). Teguran memang sudah kami lakukan.  Kepala dinas juga sudah memanggil (UPT Dukcapil Masalembu, red.), karena sekarang kadisnya lagi ke Surabaya, mungkin hari Senin (hari ini, red.),” jelas Wahasah saat diklarifikasi mengenai pungutan uang perekaman e-KTP di Masalembu, Kamis (6/3).

Terkait dengan BBM yang dijadikan alasan untuk memungut uang, Wahasah menjelaskan, sebenarnya anggaran untuk BBM sudah disediakan oleh dinas, hanya saja tidak langsung diberikan seketika itu juga sebagaimana hibah, karena dinas tidak berani mengeluarkan uang begitu saja.

“Mungkin kemarin sudah dijadwalkan perekaman sementara pencairan ini masih belum, sehingga untuk mencari jalan keluar yaitu dengan sumbangan. Katanya itu sudah kesepakatan dengan masyarakat, makanya sebetulnya masyarakat itu tidak ada yang komplain,” jelas Kabid asal Desa Palongan itu saat ditemui Kabar Madura, Kamis (6/3).

Selain itu, Wahasah juga menjelaskan bahwa alat perekam e-KTP di Kecamatan Masalembu pernah rusak. Alat yang rusak adalah mesin finger print dan iris mata. Kerusakan ini menyebabkan berkurangnya kecepatan dalam perekaman e-KTP dari yang asalnya bisa hingga 100 kali perekaman, hingga saat ini hanya kurang lebih 40 kali perekaman. (km44/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *