Usai Divaksin, Siswa SMAN 1 Bangkalan Pingsan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) LEMAS: Dea Yasmin Nabila siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Bangkalan setelh mengikuti kegiatan vaksinasi di Pendopo Prantau Pemkab Bangkalan, kemarin.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN– Vaksinasi terhadap siswa tidak berjalan lancar. Sebab, salah satu peserta pingsan setelah divaksin. Hal itu terjadi pada siswi kelas 10 Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) yang tergabung dalam organisasi pramuka. Yakni, Dea Yasmin Nabila. Kejadian itu, berawal ketika korban mengikuti vaksinasi di Pendopo Prantau Pemkab Bangkalan, Rabu (25/8/2021).

Dea sapaan akrabnya,  tidak sadarkan diri setelah 10 menit vaksin jenis sinovac masuk ke dalam tubuhnya. Bahkan, setelah sadar raut mukanya pucat dan tidak bisa berbicara apapun. Padahal, sebelum berangkat untuk mengikuti kegiatan vaksinasi, Dea tidak mengalami gejala sakit atau tidak enak badan.

“Anak saya berangkat dari rumah sekitar pukul 08.00 pagi. Sebelum berangkat, anak saya masih sempat sarapan. Makanya saya juga bingung, kenapa bisa pingsan. Karena pas mau berangkat anak saya sehat-sehat saja, tau-tau pingsan setelah divaksin,” ujar Dewi Susilowati wali siswi. bu (25/8/2021).

Menurutnya, selama ini anaknya sudah terbiasa dengan jarum suntik. Sebab, sering mengikuti imunisasi. Bahkan, tidak menunjukan rasa takut terhadap jarum suntik. “Saya taunya anak saya disuntik vaksin sinovac. Mungkin kelelahan menunggu antrian vaksin yang lama dan berdesakan. Akibatnya, pingsan setelah kemasukan obat vaksin,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Harian Gerakan Pramuka Kwarcab Bangkalan Moh. Saad Asj’ari menuturkan, pingsannya salah satu siswi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Bangkalan akan ditindaklanjuti dengan Dinas Kesehatan (Dinkes). Bahkan, sudah membawa siswa pingsan tersebut ke ruang observasi untuk diperiksa oleh petugas dari tenaga kesehatan (nakes).

“Secara teknis mungkin itu efek sampingnya, sudah kami tangani dan hanya satu yang pingsan, akan kami laporkan ke dokter untuk menangani lebih lanjut dan semoga tidak ada lagi,” harapnya.  (ina/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *