Usai Raih Penghargaan Desa Mandiri, Pemdes Karduluk Bakal Hadirkan Layanan Berbasis Digital

KABARMADURA.ID | SUMENEPPemerintah Desa (Pemdes) Karduluk, Kecamatan Pragaan berhasil mendapatkan penghargaan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia (Kemendesa-PDTT RI) sebagai desa mandiri.

Piagam penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi kepada Kepala Desa (Kades) Karduluk Ahmad Faruq pada kegiatan apel pagi gabungan di halaman kantor Bupati, Senin (30/1/2023) kemarin.

Menurut Kades Karduluk Ahmad Faruq, prestasi membanggakan itu berkat ikhtiar dan gotong-royong bersama antara pemdes dengan seluruh elemen masyarakat di desa yang dikenal dengan Kota Ukir itu.

Seluruh elemen yang dimaksud meliputi, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, para aparatur desa dan pihak lain yang selama ini terus memberikan masukan dan ide dalam proses pembangunan di Desa Karduluk ini.

Baca Juga:  Ways to Date an Ethiopian Female

“Alhamdulillah, ini merupakan capaian semua masyarakat Karduluk. Ini berkat doa, ide dan dukungan seluruh elemen masyarakat,” katanya pada Kabar Madura, Selasa (31/1/2023).

Orang nomor satu di Karduluk itu melanjutkan, salah satu yang terus ditingkatkan adalah pelayanan, termasuk memberikan kemudahan akses Internet ke pelosok-pelosok terutama di lembaga pendidikan. Sebab, menurut dia, sektor pendidikan merupakan prioritas utama untuk peningkatan sumber daya manusia (SDM), sesuai dengan harapan Pemkab Sumenep.

Penghargaan dari Kemendesa-PDTT RI ini, membuat dirinya semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kinerja pemerintahan di desanya. Salah satunya, ia bakal merencanakan pelayanan berbasis digitalisasi.

“Ke depan, kinerja pemerintahan harus lebih ditingkatkan dan Insyaallah kita rencanakan digitalisasi pelayanan, pengelolaan BUMDes, penyelesaian infrastruktur desa, dan lain-lain,” imbuhnya.

Baca Juga:  Disdikbud Sumenep Uji Pengetahuan Agama dan Umum Siswa SD melalui ISCo

Alumni Annuqayah Guluk-guluk itu melanjutkan, Desa Karduluk tidak hanya mendapatkan piagam penghargaan saja, melainkan juga diberikan dana untuk pengadaan sarana dan prasarana desa sebesar Rp150 juta, yang direncanakan untuk rehabilitasi balai desa.
Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para Kepala Desa atas tercapainya Desa dengan status mandiri. Terutama, kepada desa yang memprioritaskan terhadap pengembangan SDM, ekonomi dan yang lainnya.

“Diharapkan para kepala desa untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik agar lebih cepat, lebih murah, lebih aman, dan lebih mudah dijangkau masyarakat, agar indeks kepuasan masyarakat bisa meningkat,” ujar Ujik, sapaan akrab orang nomor satu di Kota Keris  itu.

Pewarta: Moh Razin

Redaktur: Moh Hasanuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *