oleh

Usai Vidcom dengan Wakapolri, Kapolres Bangkalan Bentuk Tim Penegakan Inpres 6/ 2020 dari Komunitas

Kabarmadura.id/BANGKALAN-Untuk menegakkan penerapan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020, Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono melakukan video conference (vidcon). Vidcon tersebut diikuti juga oleh Polres Bangkalan, Kamis (3/9/2020) di Kampung Tangguh Perumahan Griya Abadi.

Kepala Polres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra menyampaikan, penekanan dari vidcon tersebut adalah meningkatkanya penyebaran Covid-19. Tentunya, kata dia, upaya-upaya Inpres Nomor 6 Tahun 2020 akan terus dia masifkan. Selain itu, dia juga menerima jukrah bahwa upaya-upaya tersebut harus berbudaya komunitas.

“Artinya penekanan setelah dari Bapak Wakapolri (Komjen Pol Gatot Eddy Pramono) ini, kami akan membentuk satgas-satgas di komunitas yang ada di Bangkalan,” ujarnya usai melakukan vidcon.

Dia menerangkan, akan melibatkan seluruh komponen masyarakat. Terutama komunitas-komunitas yang ada di Bangkalan, mulai dari komunitas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat yakni komunitas pasar, komunitas tempat ibadah.

“Dan komunitas-komunitas perbelanjaan serta komunitas lainnnya,” terangnya.

Dia akan melibatkan tim sendiri di masing-masing komunitas, seperti tim penegak yang khusus untuk menerapkan inpres itu di komunitasnya. AKBP Rama memberikan contoh, seperti komunitas ibadah di masjid, dia akan segera melakukan sosialisasi untuk membuat tim penegakan disiplin.

“Terutama penegakan disiplin 3M itu yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” jelasnya.

Pihaknya sebagai aparat yang tergabung dalam penegakan disiplin realisasi inpres itu sebagai supervisi. Dia akan melihat sejauh mana eksistensi komunitas maupum efektivitas tim-tim yang sudah dibentuk di komunitas itu apakah sudah berjalan atau tidak.

“Secara prinsip itu dan akan segera kami tindaklanjuti,” terangnya.

Langkah pertama yang akan dilakukan, tutur AKBP Rama, telah memulainya juga melalui Peraturan Bupati (Perbup) Bangkalan Nomor 63 Tahun 2020 telah membentuk tim satgas penegakan protokol kesehatan dan tengah melakukan upaya-upaya penegakan disiplin.

“Gabungan tim mulai dari pagi, siang dan malam tanpa henti menyasar ke titik-titik yang telah menjadi pusat kerumunan masyarakat untuk menegakkan disiplin,” jelasnya.

Penegakan tersebut mulai dari yang tidak memakai masker dengan dijatuhi sanksi bertahap, yakni teguran lisan, teguran tertulis dan sanksi tindakan ditempat seperti push up atau menyanyi lagu Indonesia Raya.

“Nanti akan kami tingkatkan ini menjadi sanksi sosial atau kerja sosial. Kami sudah persiapkan itu dan akan kami segerakan juga penegakan disiplin melalui tim di komunitas-komunitas,” tukasnya. (ina/waw)

Komentar

News Feed