oleh

Usia 10 Tahun, Tasya Isi Liburan dengan Podcast Youtube

Kabarmadura.id/BANGKALAN-Empat bulan sudah kegiatan belajar mengajar (KBM) di lembaga pendidikan dilakukan secara daring. Tentunya kegiatan anak banyak dihabiskan belajar dan bermain di rumah. Tidak seperti kebanyakan anak-anak lainnya, Anis Tasya Camelia, gadis cilik asli Bangkalan ini aktif menjadi youtuber.

Panggil saja namanya Tasya, umurnya kini masih 10 tahun. Tetapi, gadis cilik ini sudah pintar berakting di depan camera. Bosan dengan rutinitas kegiatan belajar daring. Kini, Tasya lebih menekuni konten youtubenya.

Dengan konten podcast yang digelutinya saat ini, dia tidak hanyamewawancarai keluarganya, namun hingga penyanyi dangdut Jawa Timur.

Awal Tasya  mulai menggeluti dunia produksi video, karena suka melihat video-video di youtube. Dari situ, dia mempunyai ide membuat video kegiatannya sehari-hari. Sehingga, Tasya meminta ayahnya untuk membuatkan akun di Youtube.

Video pertama Tasya kala itu berjudul ‘Jalan-jalan Mencari Squishy, Jauh Bang’. Divideo itu terlihat dia dan temannya mencari penjual squishy. Selain ingin mendokumentasikan kegiatan sehari-harinya, dia juga ingin memperkenalkan dan menjual squishy lewat youtube.

Saat pertama kali membuat video itu, Tasya masih berada di kelas 2 sekolah dasar. Awalnya, dia melihat video tentang satu orang dengan banyak karakter.

Siswa SD Negeri Kemayoran 1 ini mengungkapkan, bermain peran seperti judul kedua ‘Beti Tak Mau Makan’ merupakan video di konten milik Tasya bersama teman-temannya. Kemudian hingga sekarang berlanjut menjadi presenter untuk konten yang mulai ditekuninya selama wabah Covid-19, yakni podcast.

“Nanti pengen jadi youtuber terkenal kayak Ria Ricis,” jawabnya saat ditanya siapa youtuber idolanya.

Wawancara pertama yang Tasya buat adalah dengan keluarganya sendiri.Kemudian meningkat podcast bersama teman-teman ayahnya yang juga bergelut di dunia jurnalistik. Dalam waktu dekat ini, Tasya juga akan membuat podcast dengan narasumber gurunya.

“Pengen wawancara ibu bupati Bangkalan juga, Ibu Zaenab Zuraidah,” harap gadis cantik yang sudah kelas 4 SD ini.

Miftahol Umar, ayah Tasya, menuturkan bahwa menjadi presenter dan aktif menjadi youtuber adalah keinginan anaknya sendiri. Niatan awalnya, ungkapUmar, dia memang membatasi anaknya untuk bermain diluar rumah selama wabah Covid-19 dengan caramemberikan fasilitas gawai dan merekomendasikan video-video inspiratif dan menarik untuk seusianya.

“Handphone Tasya sudah saya batasi isinya, non-game dan hanya video-video inspiratif saja,” pungkasnya. (ina/bri/waw)

 

 

Komentar

News Feed