Usulkan Pamekasan Jadi Tuan Rumah Forda Jatim 2022

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ALI WAFA) DIKUKUHKAN: Rapat kerja pergantian nama FORMI ke KORMI Pamekasan di Pendopo Agung Ronggosukowati, Minggu (17/10/2021).

KABARMADURA.ID| PAMEKASANFederasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Pamekasan resmi berganti nama menjadi Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI). Perubahan itu ditetapkan melalui rapat kerja FORMI Pamekasan 2021, bersamaan dengan pengukuhan induk cabang olahraga (cabor).

Pada rapat tersebut terdapat tiga cabor baru yang dikukuhkan; Persatuan Panahan Tradisional Indonesia (Perpatri), Federasi Olahraga Tradisional (Fortina), Asosiasi Seni Tarung Tradisional Indonesia (Asta). Ketiganya dikukuhkan langsung oleh Ketua KORMI Jawa Timur (Jatim) Hudiyono di Pendopo Agung Ronggosukowati Pamekasan, Minggu (17/10/2021).

Ketua KORMI Jawa Timur Hudiyono mengatakan, Kabupaten Pamekasan layak menjadi tuan rumah Festival  Olahraga Rekreasi Daerah (Forda) Jatim tahun 2022. Menurutnya, melihat nuansa politik anggaran, Pamekasan sudah siap menjadi tuan rumah Forda Jatim.

“Pamekasan jadi tuan rumah MTQ aja bisa, apalagi KORMI. Tolong didukung oleh masyarakat,” ucapnya.

Pihaknya yakin, jika Pamekasan menjadi tuan rumah Forda, dengan modal anggaran Rp1 miliar, akan mendatangkan untung Rp100 miliar. Sebab, Pamekasan akan kebanjiran pengunjung terutama pecinta olahraga dari penjuru Jawa Timur. Hal dapat mendorong kebangkitan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan pertumbuhan ekonomi Pamekasan.

Sementara itu, Ketua Harian KORMI Pamekasan Sapto Wahyono mengaku siap menerima tawaran Ketua KORMI Jatim. Namun, pihaknya menunggu restu dari bupati Pamekasan. Dijelaskannya, KORMI Pamekasan sendiri telah mengalami banyak kemajuan. Pihaknya ikut serta dalam pekan olahraga tradisional tingkat Jatim di Kabupaten Pacitan.

Pekan olahraga tersebut akan digelar pada 19 Oktober sampai 22 Oktober mendatang. Pihaknya memberangkatkan 10 atlet terdiri dari empat cabor. Tidak hanya itu, pihaknya juga optimis akan menggondol prestasi.

Sapto menyebutkan, saat di Pacitan nanti seluruh atlet akan mengenakan busana dan atribut yang diproduksi oleh peserta wirausaha baru (WUB).

“Harapan kita mudah-mudahan semakin berprestasi. Sekarang KORMI Pamekasan sudah memiliki delapan cabor ,” terang dosen Universitas Madura itu.

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *