oleh

Utamakan Etika dan Patuh Ortu, Anggap Prestasi Bukan Segalanya

Kabarmadura.id/Pamekasan -Penghargaan dari sebuah pencapaian merupakan hadiah dari proses panjang yang perlu disyukuri dengan penuh rasa bahagia. Hal itu yang tercermin pada pribadi Iklimah Maulana warga Dusun Kretek, Desa/Kecamatan Pademawu.

KHOYRUL UMAM SYARIF, PADEMAWU

Kegigihan untuk meraih prestasi di ajang Internasional bukan hal utama bagi pria kelahiran Pamekasan 23 Oktober 2003. Meski demikian, prestasi yang diraih pemuda dengan sapaan Maulana tersebut, layak diacungi jempol. Sebab untuk mengikuti kompetisi, perlu persiapan yang matang, apalagi  ajang karate tingkat internasional.

Pribadi yang sederhana itu mengaku untuk meraih prestasi pada ajang itu butuh persiapan sekitar satu bulan sebelum kejuaaran digelar bersama Coah Risky Andika selaku pembimbingnya. Namun yang paling penting adalah doa dari kedua orangtuanya yang selalu mengiringi setiap langkah baiknya menuju juara.

“Bagi saya, prestasi belakangan, terpenting utamakan etika dan doa kedua orang tua. Saya yakin keberhasilan atau prestasi akan datang dengan sendirinya,” ujar, pria yang berhasil menyabet juara III pada ajang Open Karate International di Surabaya tahun 2019 itu.

Motivasi terbesarnya ikut perlombaan karate, kata Maulana, agar bisa menjaga diri dan keluarga dari berbagai bahaya. Selain itu,  membanggakan kedua orang tua dengan prestasi di cabang olahraga (cabor) karate.

Sebelum terjun di cabang olahraga tersebut, Maulana gigih latihan fisik, teknik dan mental. Dia lakukan agar memiliki performa yang spektakuler. Selain itu, kedua orang tua dan pembimbingnya serta teman-teman karatenya menjadi penyemangat untuk meraih prestasi tersebut.

Dia mengaku, dukungan serta doa dari orang-orang teraebut menjadi kunci kesuksesan.

“Jujur saya selalu ingat pesan ke dua orang tua saya yakni sehebat apapun seseorang harus tetap menjaga akhlak yang baik,” ucap buah hati dari pasangan suami istri (pasutri)  Siswaji (40) dan Mabruratul Hasanah (37) itu.

Siswa aktif di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Pamekasan ini, pernah mengenyam pendidikan di beberapa lembaga. Meliputi, TK Quantum Cendekia tahun 2009, Sekolah Dasar (SD) Plus Nurul Hikmah tahun 2015. Kemudian Sekolah Menengah Pertama (SMP) Plus Nurul Hikmah, tahun 2018.

Semasa SMP, Maulana pernah menjabat sebagai ketua OSIS. Dia berharap, dengan capaian prestasi itu, mampu meningkatkan etika. Selain itu mampu mengharumkan nama Pamekasan. (ito/waw)

BalasTeruskan

 

Komentar

News Feed