oleh

Vaksinasi Jalan, Penyebaran Covid-19 di Pamekasan Belum Berhenti

KABARMADURA.ID, Pamekasan – Proses vaksinasi di Kabupaten Pamekasan terus dikebut. Hal itu untuk terus menekan angka perkembangan Covid-19 di daerah tersebut.

Per 12 Maret lalu, kasus Covid-19 di Bumi Gerbang Salam mencapai 1.292 orang. Dengan perincian 1.007 orang sembuh, 86 orang meninggal, dan 36 orang menjalani isolasi medis.

Dengan masih tingginya angka penyebaran Covid-19 di Pamekasan, peemerintah setempat terus merealisasikan proses vaksinasi meski hasilnya masih belum diketahui.

Ketua Tim Penanganan Covid-19 internal RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan Syaiful Hidayat menjelaskan, vaksinasi belum berefek pada penekanan penyebaran Covid-19. Namun, untuk meningkatkan hard immunity.

“Hard immunity ini baru bisa kita lihat kalau jumlah penduduk yang divaksin sudah mencapai 70 persen,” terangnya, Rabu (17/3/2021).

Lebih lanjut pihaknya menjelaskan, saat ini jumlah penduduk yang divaksin di Pamekasan masih belum sampai 70 persen.

Akibatnya, dampak vaksinasi masih belum tampak terlihat secara nyata. Bahkan penyebaran Covid-19 masih berjalan.

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh warga di Bumi Gerbang Salam untuk terus disiplin patuhi protokol kesehatan agar tidak gampang terpapar Covid-19.

“Prokes merupakan hal utama untuk mencegah penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Wardatus Sarifah menilai, pencapaian 70 persen untuk dua dosis bagi seluruh sasaran vaksinasi memerlukan waktu yang cukup lama.

Bahkan, menurut informasi yang diketahuinya, kegiatan vaksinasi masih akan terus berlanjut hingga tahun 2022 mendatang. Pihaknya berharap, konsistensi pemkab dalam kegiatan vaksinasi berbanding lurus dengan pemulihan ekonomi daerah hingga vaksinasi selesai.

“Kalau sudah selesai divaksin semua, insya Allah dengan sendirinya kondisi akan membaik,” ucapnya.

Reporter: Zubaidi

Redaktur: Anam

Komentar

News Feed