Vaksinasi Remaja Lancar, Minat Masyarakat Umum Menurun

  • Whatsapp
TERUS DIGALAKKAN: Vaksinasi terhadap remaja usia 12 sampai 17 tahun terus dilakukan hingga ke sekolah-sekolah.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN/BANGKALAN-Upaya mengejar target herd immunity di Bangkalan terus didera kendala. Mirisnya, antusias masyarakat untuk melakukan vaksinasi justru menyusut. Sejauh ini, masih sekitar 66 ribu warga yang sudah berhasil divaksin. Sedangkan ketercapaian vaksin masih di angka sekitar 82 ribu warga.

Kepala Dinas Kesehatan Bangkalan Sudiyo menyampaikan, angkanya masih di 8 persen dari minimal 90 persen warga Bangkalan yang harus divaksin.

Penurunan di Juli dan Agustus itu dibandingkan dengan tingginya trend vaksin pada Juni lalu. Saat itu, dalam sehari bisa memvaksin 200 orang bahkan melebihi dan sempat ada warga pulang dengan kecewa karena belum divaksin.

Sedangkan sejak pertengahan Juli dan awal Agustus, dalam sehari tidak sampai 50 warga yang divaksin. Bahkan di setiap puskesmas harus sampai menunggu tiga hari untuk bisa divaksin. Sebab, kuota minimal 50 pemohon, baru melakukan kegiatan vaksin.

“Saya juga belum tau apa sebabnya, tapi ini jelas membuat kami merasa kesulitan,” beber pria dengan sapaan Yoyok ini.

Sebagai upaya mengantisipasi masalah itu, Yoyok sudah meminta agar setiap kepala desa, tokoh agama dan masyarakat sempat nanti bisa menjadi contoh bagi warga yang masih takut vaksin.

Pihaknya juga menjanjikan akan mendorong beberapa puskesmas di Bangkalan agar membantu kegiatan vaksinasi kepada seluruh petugasnya.

“Saya masih upayakan melalui banyak sektor, semoga mereka nanti jadi harapan baru,” harap Yoyok.

Sedangkan menurut Ketua Komisi D DPRD Bangkalan Nur Hasan, kondisi itu mengharuskan ada evaluasi besar, sebab, semua wilayah juga tengah gencar melakukan giat tersebut.

Kondisi itu juga diharapkan jadi atensi penting bagi Satgas Covid-19 kabupaten. Karena jika provokator itu tidak hentikan, maka sulit untuk membuat masyarakat paham jika bahwa pemerintah berupaya untuk benar-benar membantu.

Pelaksanaan vaksinasi terhadap remaja, hingga 7 Agustus 2021 telah dilakukan kepada 1.951 orang remaja. Pembentukan herd immunity dari Covid-19 itu diarahkan untuk remaja usia 12 sampai dengan 17 tahun. Dalam penerapannya, dilakukan dengan memasifkan di sekolah-sekolah.

Sedangkan per 2 Agustus 2021, vaksinasi kepada masyarakat sudah mencapai 75 ribu orang. Setelah evaluasi pelaksanaan PPKM darurat di Bangkalan sebelumnya, 25 Juli hingga 2 Agustus 2021.

Kepala (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P3) Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan dr. Nanang Suyanto mengungkapkan, vaksinasi remaja dialokasikan 76.745 sasaran, baik dari tingkat sekolah menengah pertama (SMP) maupun sekolah menengah atas (SMA).

Pelaksanaan vaksinasi terhadap remaja hingga 7 Agustus 2021 telah dilakukan kepada 1.951 orang remaja. Dinkes Pamekasan telah bekerja sama dengan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Sementara itu, upaya kerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan masih dilakukan.

Saat ini vaksinasi sudah berjalan di tingkat SMA. Bahkan, beberapa siswa SMP telah mengikuti vaksinasi dengan mendatangi langsung puskesmas.

“Kerja sama dengan disdik masih proses. Tapi vaksinasi siswa SMP dilakukan di puskesmas,” tutupnya. (hel/ali/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *