Vaksinasi SMA Sederajat di Kabupaten Sampang Belum Capai Target

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) BERGANTIAN: Puluhan siswa-siswi menunggu antrian pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Sampang.

KABARMADURA.ID, SAMPANG -Vaksinasi untuk siswa sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat terus digalakkan. Sebab hingga saat ini, capaian presentasi vaksinasi masih dibawah target. Untuk siswa SMA dan sekolah menengah kejuruan (SMK) ditargetkan 75 persen. Hal itu sesuai dengan anjuran pemerintah untuk melakukan pembelajaran tatap muka (PTM). Namun di Kabupaten Sampang belum mencapai target.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Timur (Jatim) di Sampang Asyari mengakui, jika persentase vaksinasi belum memenuhi 75 persen. Menurutnya, vaksinasi setiap sekolah sudah mencapai 50 persen lebih. “InsyaAllah dalam waktu dekat terpenuhi. Saat ini masih proses. Sehingga PTM bisa dilakukan secara normal,” ujarnya, Senin (11/10/2021).

Menurutnya, pelaksanaan vaksinasi kepada siswa bukan hanya untuk memenuhi aturan. Namun sebagai ikhtiar dalam rangka menjaga keamanan dengan menguatkan kekebalan tubuh melalui vaksinasi. Bahkan, vaksinasi sudah dilakukan di beberapa sekolah. Masing-masing, SMA Torjun, SMA 1  dan SMK 2 Sampang. Siswa-siswi yang sudah divaksin sekitar 50 hingga 60 persen. Persentase tersebut akan segera mencapai 75 persen.

“Kita tidak bisa cepat, karena vaksinasi untuk siswa tidak mudah. Harus mendapatkan izin dari orang tua. Sehingga kami lakukan secara perlahan,” ucapnya.

Pihaknya menegaskan, vaksin di sekolah tidak bisa dipaksakan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Sehingga izin dari orang tua sangat penting. Sementara pihak sekolah harus berhati-hati. Menurutnya, beberapa pekan terakhir sudah dilakukan PTM. Sebab wabah Covid-19 mulai mereda. Sehingga siswa yang belum vaksin bisa ikut PTM  secara perlahan diberi pengarahan pentingnya vaksinasi.

Ditambahkan, jika vaksin yang disuntikkan kepada siswa merupakan dosis tahap pertama. Secara keseluruhan, ada 17 sekolah yang akan melakukan vaksinasi. Meskipun beberapa sekolah masih dalam tahap proses. “Sekolah diminta memberikan pengarahan kepada siswa dan wali murid untuk vaksinasi. Tujuannya demi meningkatkan kekebalan kelompok,” tegasnya.

Reporter: Fathor Rahman

Redaktur: Totok Iswanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *