Vaksinasi SMP Baru Capai 40 persen, PTM Terbatas Masih Direncanakan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) BELUM MULAI: Pemkab Pamekasan belum menyelenggarakan PTM terbatas meski daerah dengan status PPKM level 3 sudah diperbolehkan.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan terus menggalakkan kegiatan vaksinasi hingga ke sekolah-sekolah, untuk menciptakan herd immunity (kekebalan kelompok). Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan sudah mulai membuka sinergi dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Pamekasan untuk melaksanakan vaksinasi di tingkat sekolah.

Vaksinasi remaja khusus anak usia 12 sampai 17 tahun mulai dilaksanakan di beberapa sekolah menengah pertama (SMP). Kepala Disdik Pamekasan Achmad Zaini mengatakan, sekitar 40 persen seluruh siswa SMP di Pamekasan telah melaksanakan vaksinasi di sekolah masing-masing. Pihaknya bersinergi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan dan dengan Polri serta TNI.

Kendati begitu, meski daerah dengan status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 diperbolehkan menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) namun pihaknya belum memulai PTM sekolah. Menurutnya, karena adanya perubahan aturan. Sebelumnya, daerah PPKM level 3 masih belum boleh menerapkan PTM, namun di aturan yang baru sudah diperbolehkan.

Pihaknya berencana, dalam waktu dekat ini, PTM terbatas akan diberlakukan di masing-masing wilayah yang berzona orange, kuning, dan hijau. Pihaknya mengaku sedang mempersiapkan teknisnya dengan Satgas Covid-19. Keterbatasan PTM dilakukan hanya 50 persen dari total seluruh siswa.

“Sebentar lagi, nanti kita akan PTM, tapi terbatas,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Slamet Goestiantoko mengatakan, pihaknya sudah memulai masa uji coba PTM terbatas di sekolah tingkat menengah atas (SMA). Bahkan, hampir seluruh sekolah di wilayah perkotaan telah memulai uji coba PTM terbatas tersebut.

Hal itu pihaknya lakukan karena berdasar pada instruksi menteri dalam negeri (inmendagri) yang baru, bahwa daerah dengan status PPKM level 3 telah diperbolehkan menggelar PTM terbatas. Namun, pelaksanaan uji coba PTM terbatas itu tidak dilaksanakan secara serentak, karena pihaknya tetap memasrahkan kewenangan terhadap masing-masing sekolah.

“Hanya SMA dan SMK di kecamatan itu yang belum. Sedang kami usahakan,” ulasnya. (ali/maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *