oleh

Vaksinisasi, Permintaan Kompetisi Liga 1 Mencuat

KABARMADURA.ID – Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo menjadi target pertama penyuntikan vaksin Sinovac di Indonesia. Itu gong dimulainya vaksinisasi di Indonesia dengan tahap tertentu.

Sudah mulainya vaksinisasi di Tanah Air ini membuat sejumlah pemain sepak bola profesional meminta perhatian terhadap kompetisi domestik Indonesia kembali marak. Salah satunya hadir dari winger keturunan Madura Moch Kevy Syahertian.

Kata penyerang sayap berusia 21 tahun ini, sudah saatnya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan pihak pemerintah mengambil langkah lebih cepat untuk memikirkan penyelenggaraan kompetisi.

Jebolan Madura United U20 ini juga menuturkan, sejatinya sepak bola tidak sebatas hiburan di tengah permasalahan bersama ini. Namun, juga ladang penghidupan banyak orang di Indonesia.

Diketahui, setiap bergulirnya pertandingan juga melibatkan elemen klub, perangkat pertandingan, panitia pertandingan, media, dan sebagainya yang mengais rezeki di sepak bola.

“Sudah mulai iya, tentu kekhawatiran terhadap Covid-19 seharusnya sudah menurun. Kompetisi juga sudah mulai dipikirkan dan diusahakan untuk ada. Sepak bola itu hiburan dan mata pencaharian kami,” ungkapnya kepada Kabar Madura, Kamis (14/1/2021).

Tidak hanya winger yang tengah tinggal di Jember ini, gelandang tanpa kompromi Guntur Ariyadi juga menyimpan harapan serupa. Dia menginginkan, kompetisi bisa kembali berjalan.

“Memang komunikasi di antara sesama pemain yang bekerja di sepak bola, membicarakan kapan mulai, kapan mulai. Soalnya, banyak yang sudah mulai mencari pendapatan lain,” ujarnya.

Keputusan PSSI terkait nasib kompetisi domestik Indonesia masih akan dibahas bersama perwakilan klub dan PT. Liga Indonesia Baru (PT. LIB), Jumat (15/1/2021). Lalu dilanjutkan dengan pembahasan bersama Exco PSSI, Jumat (22/1/2021). (idy/nam)

Komentar

News Feed