Varian Baru Covid-19 Masuk, Penyekatan Madura Kembali Diketatkan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) DIVAKSIN-Varian baru sudah mulai masuk, vaksin masih cara efektif tangkis Covid-19.

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Varian baru Covid-19 mulai terdeteksi di sejumlah daerah di Jawa Timur (Jatim), termasuk salah satu kabupaten di Madura, yakni Sampang.

Virus jenis baru diduga sudah masuk ke Jawa Timur melalui pekerja migran Indonesia (PMI). Salah satunya adalah PMI asal Sampang yang diduga terpapar.

Bacaan Lainnya

Hal itu terdeteksi dari hasil skrining yang dilakukan satgas Covid-19 Pemprov Jawa Timur terhadap para PMI yang dikarantina di Asrama Haji, Surabaya. Atas kejadian itu, Pemerintah Sampang kembali memperketat pengawasan.

Informasi yang dihimpun Kabar Madura, terdapat tiga PMI dinyatakan terpapar Covid-19 varian baru tersebut. Satu PMI asal Sampang diketahui terpapar virus varian B.1.1351 Strain dari Afrika Selatan. Sementara dua PMI lainnya dari Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Jember. Keduanya diduga terjangkit varian B.1.17 UK Strain.

Sementara PMI yang sudah masuk ke Jawa Timur mencapai 9 ribu orang. Terdeteksi sebanyak 78 orang yang dinyatakan terinfeksi Covid-19.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Asroni mengungkapkan, PMI yang masuk di Sampang sudah dipastikan negatif. Setelah menjalani pemeriksaan dan karantina di Asrama Haji Surabaya. Sehingga di Sampang hanya didata ulang sebelum dijemput oleh keluarga masing-masing.

“Setelah didata, kami serahkan kepada keluarga. Data itu kami serahkan kepada tim penanganan kesehatan yang dikoordinir oleh Dinas Kesehatan,” ucapnya.

Diketahui, jumlah PMI yang sudah dijemput sebanyak 1.422 orang. Terakhir pada hari Selasa (19/5/2021) sebanyak 29 orang. Diprediksi jumlah itu akan terus meningkat. Sebab kuota PMI yang dipulangkan ke Jawa Timur diprediksi mencapai 30 ribuan.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang, Agus Mulyadi mengatakan, temuan dari Pemprov Jatim itu menjadi atensi di Sampang. Pengawasan kesehatan terus dilakukan secara ketat. Sehingga dipastikan PMI yang masuk ke Sampang bebas virus.

“Setelah dijemput dikarantina di BLK. Setelah itu diisolasi di rumah masing-masing. Selama isolasi akan dipantau oleh tim kesehatan kecamatan yang sudah dibentuk,” katanya.

Selanjutnya, pihaknya akan mendatangi PMI yang sudah diisolasi. Sedikitnya ada dua kali tes swab akan dilakukan. Ketika hasilnya negatif maka dipastikan PMI aman.

Menyikapi persoalan itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep Agus Mulyono menghimbau agar masyarakat mempunyai kesadaran diri untuk mengikuti imbauan pemerintah.

Pihaknya merekomendasikan agar aktivitas sehari-hari tidak boleh lepas dari protokol kesehatan, tracing dan vaksinasi. Sebab khusus vaksinasi mempunyai kontribusinya besar untuk meminimalisir penyebaran virus tersebut.

“Meski sudah divaksin, masyarakat itu tidak ada jaminan untuk tidak ditular dan menularkan. Makanya tetap pada anjuran 5 M,” kata Agus, sapaan akrabnya. Rabu (19/5/2021).

Menurutnya, virus varian baru itu menimbulkan gejala ringan dengan pola yang sama seperti varian sebelumnya, tetapi lebih cepat menjadi berat bahkan meninggal. Sehingga untuk menyiasati agar tidak mengimbas ke Sumenep, pihaknya mengetatkan penyekatan di pintu masuk wilayah Sumenep.

“Ada beberapa wilayah yang terdeteksi membawa varian baru yaitu PMI dari. Di salah satu wilayah di Madura sudah melakukan lokalisasi, untuk Sumenep sendiri masih aman,” tegas Agus.

Mengenai PMI yang pulang ke Sumenep, dipastikan telah melewati prosedur yang ketat. Mereka sudah dikarantina lima hari, yakni dua hari di Surabaya lalu di tiga sampai lima hari kabupaten masing-masing, termasuk di  tes rapid. Jika bersih, baru diperbolehkan beraktivitas.

“Jika kedapatan positif, maka kami akan bertindak cepat, mulai proses tracing, tracking kemudian nanti akan dites PCR dan seterusnya,” pungkas Agus. (man/ara/waw)

FAKTA COVID-19 VARIAN BARU DI MADURA

– Tiga PMI asal Jawa Timur terpapar Covid-19 varian baru

– Di Sampang dibawa salah satu PMI

– Terpapar virus varian B.1.1351 Strain dari Afrika Selatan

– PMI lainnya dari Kabupaten Mojokerto dan Jember, diduga terpapar varian B.1.17 UK Strain.

– Jumlah PMI masuk ke Jawa Timur mencapai 9 ribu orang

– Terdeteksi 78 orang terinfeksi Covid-19

– Jumlah PMI asal Sampang yang sudah dijemput sebanyak 1.422 orang

– Data terakhir pada Selasa (19/5/2021) sebanyak 29 orang

– Diprediksi gelombang pemulangan masih meningkat. Sebab kuota PMI yang dipulangkan ke Jawa Timur diprediksi mencapai 30 ribuan.

Sumber: Dinkes Sampang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *