oleh

Wabah Covid-19, Realisasi Bantuan Masjid Simpang Siur

KABARMADURA.ID, SAMPANG-Bantuan untuk operasional masjid dalam rangka pelaksanaan Safari Ramadan di Sampang tidak ada kejelasan. Pasalnya, untuk merealisasikannya harus menunggu persetujuan bupati Sampang.

Kepala Bagian (Kabag) Kesektariatan (Kesra) Pemkab Sampang, Tholkhah mengatakan, tahun ini anggaranRp140 juta untuk bantuan masjid dalam pelaksanaan Safari Ramadan. Jumlah tersebut rencananya akan dibagi kepada 14 masjid yang ada di 14 kecamatan di Sampang.

Dalam merealisasikan bantuan masjid Safari Remadan itu, harus kepada masjid yang sebelumnya tidak pernah menerima bantuan, karena program tersebut bergiliran.

“Saat ini ada 14 masjid, masing-masing masjid Rp10 juta. Dan program ini disisir, jadi untuk masjid yang sudah mendapatkan itu tidak bisa dapat lagi,” tuturnya, Minggu (21/2/2021).

Safari ramadan itudilaksanakan setiap tahun,namun tidak dilaksanakan di tahun 2020, hanya bantuannya yangdirealisasikan.

Di tahun 2021 ini, pihaknya mengaku masih simpang siur, antara dilaksanakan atau tidak. Sebab, masih terkendala belum redanya wabah Covid-19. Alasan hanya 14 masjid,karena anggaran terbatas.

“Anggaran sudah kami sediakan, tetapi untuk realisasinya masih menunggu persetujuan bupati, karena masih Covid-19. Dan bantuan itu hanya untuk masjid yang melaksanakan Safari Ramadan, dan itu hanya 14,” katanya.

Anggaran itu diperuntukan sebagai pembelian operasional masjid, dan bantuannya langsung diserahkan ke pihak masjid. Sedangkan jumlah masjid yang terdaftar di Bagian Kesejahteraan (Kesra) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Sampang sekitar 300 masjid. Tetapi kalau yang terdaftar di Dewan Masjid Indonesia (DMI) berjumlah ribuan.

“Data DMI dan data Kemenag tidak sama. Tapi kalau yang dikami itu kurang lebih 300 masjid,” pungkasnya. (mal/waw)

Komentar

News Feed