Wabup Pamekasan Janji Tindaklanjuti 6 BUMDes Mandek

  • Whatsapp
TEGAS: Wakil Bupati Pamekasan Raja'i tegaskan akan adakan evaluasi terkait gagalnya 6 BUMdes dalam menjalankan usahanya.

Kabarmadura.id/PAMEKASAN-Wakil Bupati Pamekasan Raja’i akan mengkaji lebih mendalam terkait gagalnya  6 badan usaha milik desa (BUMdes) menjalankan fungsinya. Terlebih, jenis usaha yang dijalankan adalam model koperasi simpan pinjam atau usaha yang mengelola keuangan.

Namun, sebelumnya akan berkordinasi kembali dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Pamekasan. Sebab, dana yang digunakan untuk kegiatan usaha berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) serta anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

“Itu kan ada inspektorat juga, kami tidak bisa memvonis itu, mandeknya karena apa, kemudian persoalannya apa? kemudian kita akan carikan solusi,” ungkapnya.

Pembentukan BUMDes di setiap desa, jelas Raja’e, dalam rangka mengangkat perekonomian desa. Namun, kebijakan Pemkab Pamekasan pada tahun 2019 ini, terfokus kepada pembangunan desa tematik. Seperti desa yang fokus mengembangkan satu atau dua tema tertentu, seperti pariwisata, peternakan, perkebunan dan lainnya.

“Desa tematik ini; termasuk juga BUMdes di dalamnya, semangatnya one village one product bisa tercapai dengan maksimal,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas PMD Pamekasan Ach. Faisol  mengatakan, pihaknya tidak bisa memberikan sanksi kepada enam kepala desa yang BUMDesnya macet. Meskipun, BUMDes tersebut bergerak dalam bidang usaha koperasi simpan pinjam. Alasannya, Dinas PMD bukan lembaga yudikatif dan auditor.

Jika dua fungsi tersebut dilakukan, mengontrol dan mengaudit, menurutnya sudah melebihi kewenangannya. Sejauh ini, yang dilakukan hanya pemberdayaan, bukan pengawasan.

“Kami tidak bisa mengintervensi mereka sampai masuk ke dalam. Ruang kami melatih atau memberikan keterampilan kepada mereka bagaimana tatacara pengelolaan yang baik, jadi kalau kontrol terus, kami tidak bisa melakukannya, itu ranahnya orang (pihak) lain,” paparnya. (km47/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *