oleh

Wabup Sumenep Klarifikasi Alasan Absen Keliling Kepulauan

Kabarmadura.id/SUMENEP-Demi tidak timbul prasangka miring dari sebagian masyarakat, Wakil Bupati Sumunep Achmad Fauzi memilih tidak ikut dalam acara Safari Kepulauan yang merupakan kegiatan rutin tahunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.

Pada momentum pilkada tahun ini, dirinya sudah resmi mendaftar menjadi calon bupati (cabup) ke KPU Sumenep. Hal itu menjadi alasan dan pertimbangannya untuk ikut acara kunjungan kerja (kunker) tersebut. Sebab tidak menutup kemungkinan akan dituding negatif jika terpaksa ikut ke kepulauan.

Apalagi dalam waktu dekat, yaitu akhir tahun pelaksanaan pilkada akan segera dilaksanakan, sehingga saat ini adalah momentum untuk melakukan pendekatan, sehingga jika terpaksa ikut, maka dirinya takut diklaim memanfaatkan jabatannya sebagai wabup.

“Karena saya sudah terdaftar di KPU sebagai calon bupati Sumenep. Jadi, saya harus menunjukkan sikap profesional agar tidak dianggap memanfaatkan kunjungan Safari Kepulauan sebagai bahan kampanye,” katanya.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPC) PDIP Sumenep itu juga mengaku, keputusannya tidak ikut ke kepulauan, sudah dikoordinasikan dengan bupati selaku yang penanggung jawab dalam kunker tersebut.

Sehingga dengan memilih absen, suami Kurnia Fauzi itu berharap, agenda yang direncanakan pada Safari Kepulauan sejak awal berjalan mulus, dan tidak menimbulkan persoalan.

Lebih dari itu, dirinya juga sudah meminta izin kepada bupati dua periode itu agar absen ke kepulauan tidak menjadi persoalan dan fokus pada tugas-tugas di daratan.

Tetapi dia memaklumi, tudingan miring bisa serba salah, termasuk tidak ikut pun nanti masih dinilai abai dan sebagainya. Namun baginya, hal itu sudah wajar terjadi pada momentum politik seperti saat ini.

“Saya sendiri berpikir lebih baik tidak ikut safari, demi menghindari fitnah jelang pilkada. Karena kalau sudah suasana panas begini, ada pihak-pihak tertentu yang sengaja menggiring opini sesat dalam persepsi kecurigaan,” imbuhnya.

Sementara Bupati Sumenep A. Busyro Karim menjelaskan, ketidakikutsertaan wabup (Achmad Fauzi) memang menjadi pertimbangannya. Kegiatan kunker ke kepulauan, tegasnya, adalah murni kegiatan tahunan, tidak ada kaitan dengan kepentingan politik, sehingga dia menghargai keputusan wabup tidak ikut serta bersamanya.

Rencananya, Bupati Busyro akan menjalani kegiatan Safari Kepulauan dalam sepekan, terhitung mulai Senin (14/9/2020) sampai Jumat (18/9/2020).

“Memang kami sudah musyawarah, pak wabup izin tidak ikut, sehingga kami terpaksa dan menghargai kepercayaan beliau, dalam momentum politik seperti ini, agar tidak memperkeruh suasana,” paparnya saat melaksanakan Safari Kepulauan bersama jajaran Forkopimda dan seluruh pimpinan OPD, Selasa (15/9/2020). (ara/waw)

 

Komentar

News Feed