Wacana BLUD Puskesmas Sebatas Janji

  • Bagikan
(FOTO: KM/MOH RAZIN) PROSES: Layanan BLUD di 30 puskesmas masih belum ada kepastian hingga tahun 2021.

KABARMADURA.ID, SUMENEP– Penerapan badan layanan umum daerah (BLUD) pada 30 pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang direncanakan sejak 2019 lalu sampai saat ini belum ada kejelasan. Meski sudah lama digaungkan namun tak kunjung terlaksana.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep Agus Mulyono menyampaikan, belum terlaksananya penerapan BLUD dikarenakan beberapa faktor. Diantaranya fokus kepada penanganan Covid-19 serta anggaran yang masih sebatas.

“Persoalannya kami masih fokus untuk penanganan Covid-19, tapi saat ini masih tahap proses. Rencana puskesmas menjadi BLUD masih belum terwujud,” katanya, kemarin.

Dijelaskan Agus (sapaan akrabnya), saat ini masih taraf mempersiapkan laporan puskesmas, kemudian laporan pokok, standar pelayanan minimal, dan persyaratan lainnya hingga saat ini masih taraf pendampingan.

Agus mengatakan, dalam melakukan kegiatan didasarkan pada prinsip efisiensi dan produktivitas yang tertuang dalam Permendagri Nomor 61 Tahun 2007, yakni pemberian layanan umum secara lebih efektif dan efisien sejalan dengan praktek bisnis yang sehat.

“Pengelolaannya dilakukan berdasarkan kewenangan yang didelegasikan oleh kepala daerah nantinya,” ujar dia.

Menurutnya, ada beberapa syarat untuk menjadikan puskesmas berstatus BLUD di antaranya syarat substantif, teknis, dan administratif, sehingga jika terpenuhi maka diyakini masuk dalam kategori BLUD.

Upaya BLUD puskesmas merupakan untuk meyakinkan masyarakat terhadap pelayanan medis di setiap puskesmas, karena berbagai peningkatan pelayanan akan diberikan kepada masyarakat, seperti peningkatan regulasi dan peningkatan penanganan medis dan kesehatan masyarakat serta pengelolaan keuangan.

Sehingga, lanjut dia, puskesmas merupakan suatu unit pelaksana fungsional yang berfungsi sebagai pusat kesehatan serta pusat pelayanan kesehatan tingkat pertama.

“Nanti di tahun ini target itu akan dimaksimalkan, karena prosesnya juga sudah jalan,” pungkasnya. (ara/mam)

Baca juga  Hermin Irawati, Perempuan Inspiratif yang Abdikan Dirinya di Dunia Pendidikan
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan