Wacana Parkir Berlangganan di Bangkalan Belum Jelas

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH SA'ED) RAMAI: Seorang petugas parkir sedang mengatur kendaraan.

Kabarmadura.id/Bangkalan-Agenda untuk penerapan parkir  berlangganan di Kabupaten Bangkalan belum menemukan titik terang. Padahal, dengan adanya parkir berlangganan akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan membuat pengelolaan parkir lebih tertata.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelola Teknis Perhubungan Dinas Perhubungan Bangkalan Beny Priyatna menyampaikan, wacana parkir berlangganan tersebut sudah dibicarakan beberapa minggu lalu.

Bacaan Lainnya

“Untuk wacana parkir berlangganan tersebut sudah kami bahas bebebrapa minggu yang lalu, akan tetapi kami masih membahas berbagai pertimbangan, sehingga wacana tersebut tidak dilanjutkan,” jelasnya, Senin (13/7/2020).

Menurutnya, dengan adanya parkir berlangganan tersebut memang sangat membantu untuk meningkatkan PAD, sebab setiap parkir yang sudah memiliki izin memilik target masih masing.

“Dengan parkir berlangganan tersebut, kita akan lebih mudah untuk meningkatkan target PAD,” jelasnya.

Karenanya ke depan pihaknya akan memberikan sosialisasi kepada para jukir, untuk meminta persetujuan kepada para pelaku usaha parkir.

” Ke depannya kami akan memberikan sosialisasi kepada jukir untuk meminta persetujuan, sebab kita juga perlu melihat kondisi masyarakat di bawah,” paparnya.

Sementara itu, salah seorang petugas parkir, Nanang, saat diminta tanggapannya tentang parkir berlangganan mengaku tidak tahu. Sebab, dirinya hanya pekerja, bukan pemilik usaha parkir.

“Masalah parkir berlangganan, saya kurang paham sebab saya kerja ikut orang lain,” jelasnya. (sae/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *