oleh

Wakil Bupati Pamekasan Wacanakan Terapkan Konsep Wisata Modern

Untuk Peningkatan Ekonomi Kerakyatan

Kabarmadura.id/PAMEKASAN – Pembangunan sektor wisata di Pamekasan menjadi salah satu alternatif untuk meingkatkan pendapatan asli daerah (PAD).  Bahkan, untuk bisa mendongkrak PAD dari sektor wisata itu, Wakil Bupati Pamekasan Raja’e, berencana untuk menerapkan konsep wisata modern.

Hal itu tidak lepas dari rendahnya sumbangan sektor wisata terhadap PAD Pamekasan selama ini. Anggaran yang dikucurkan pemerintah kabupaten untuk pengembangan destinasi wisata selama ini, tidak berbanding lurus dengan kontribusi sektor wisata terhadap PAD.

Tercatat, pada 2018 lalu, tak kurang dari Rp2 miliar anggaran yang dikucurkan pemerintah kabupaten untuk membangun fasilitas di dua tempat wisata, yakni wisata pantai Jumiang dan wisata Pantai Talang Siring. Sementara target PAD yang akan disumbangkan dari hasil pembangunan destinasi wisata itu, tak kurang dari Rp20 miliar.

“Peningkatan dari wisata kita harus dimaksimalkan, jika selama ini pengelolaannya masih tradisionalis belum modern, kita coba nanti kenjot disitu,” terang Raja’e Senin (15/4).

Lebih lanjut Raja’e meyakini, peningkatan pengelolaan pariwisata yang sebelumnya tradisonalis agar lebih modern, juga akan membantu peningkatan sektor ekonomi kerakyatan. Menurutnya, sektor pariwisata juga memiliki peran penting dalam pertumbuhan perekonomian masyarakat.

Sementara sektor-sektor lain dinilai Raja’e masih belum menunjukan geliat positif. Sehingga, sektor pariwisata menjadi salah satu alternatif yang harus dimaksimalkan agar perekonomian masyarakat mengalami peningkatan.

“Jika ekonomi meningkat, pendapatan daerah juga akan meningkat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebuhadayaan (Disparbud) Pamekasan Achmad Sjaifuddin mengatakan, target PAD untuk sektor wisata pada tahun 2018 mengalami peningkatan 50 persen.

Jika pada tahun 2018 target PAD dari sektor wisata hanya Rp20 juta. Pada tahun 2019 target PAD dari sektor tersebut ditingkatkan menjadi Rp30 juta. Dengan berbagai pengembangan dan pembangunan fasilitas pendukung sektor wisata, dia optimis target itu bisa tercapai.

“Setiap tahunnya capaian PAD kita melebihi target,” tandasnya. (pin/pai)

Komentar

News Feed