Warga Bangkalan Kesal Pencairan BLT-DD Telat

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) MENGANTRE: Warga menunggu pencairan bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) di Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Pencairan bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD), di tahun kedua sejak Januari 2021 terkesan lamban. Realitasnya, pencairan yang semestinya sudah tujuh kali hanya terealisasi dua kali pencairan. Hal tersebut dikeluhkan salah satu penerima BLT DD Desa/Kecamatan Kamal Bangkalan Khoirul Anam, Kamis (8/7/2021).

Menurutnya, masyarakat sangat membutuhkan bantuan tersebut. Sebab, kondisi pandemi kembali merebah. Bahkan, kebutuhan ekonomi sempat tertahan dan kesulitan. Apalagi, semua kegiatan serbat dibatasi melalui pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

“Katanya janji tidak akan telat, buktinya saya belum menerima sama sekali tahun ini. Kami menginginkan, agar bantuan lain yang bisa membantu meringankan beban masyarakat diprioritaskan, karena kondisinya juga terbatas,” kesalnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa (Pemdes) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bangkalan Handiyansyah menuturkan proses pencairan DD diperketat. Jika BLT DD tahap pertama belum dicairkan, maka tahap kedua nanti sulit diakses.

“kalau nanti belum terealisasi pembagian BLT-nya, sulit mau mencairkan tahap keduanya,” responnya.

Menurutnya, untuk pencairan BLT-DD sebagian dana yang sudah siap masih ditahan di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pamekasan. Saat ini, masih menunggu realisasinya. “Jadi kalau yang dua bulan pertama itu belum dibagikan, untuk bulan selanjutnya masih ditahan,” jelasnya.

Pihaknya meminta, agar pencairan BLT-DD bisa lebih cepat dicairkan sesuai dengan bulannya. “Kalau nanti terus merembet molor, tentu akan berdampak pada pembangunan desa,” tukasnya. (hel/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *