Warga Bangkalan Rasakan Sensasi Suntikan di Kapal yang Digoyang Gelombang

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ISTIMEWA) ANTUSIAS: Jadi penumpang Kapal Ferry sekaligus sasaran suntikan vaksin oleh nakes.

KABARMADURA.ID – Ada pemandangan tidak biasa di Pelabuhan Kamal, Rabu (25/8/2021) pagi. Calon penumpang kapal ferry yang biasanya langsung ke dermaga setelah membeli tiket, pagi itu justru membentuk antrean baru. Rupanya mereka daftar untuk divaksin. Yang unik, vaksinasi itu akan dilakukan di atas kapal.

FA’IN NADOFATUL M, BANGKALAN

Sementara di tempat yang tidak jauh, sudah terlihat tenaga kesahatan (nakes) berpakaian pelindung diri lengkap dengan berbagai peralatan vaksinasi.  Mereka adalah nakes dari Puskesmas Kamal. Kali ini yang akan disuntikkan adalah vaksin Moderna.

Proses pendaftaran tidak berlangsung, setelah genap 100 orang pendaftar, petugas kapal mulai menaikkan jangkar dan kapal berjalan pelan. Satu persatu warga mulai masuk ke kapal milik PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) itu.

Jadwal vaksinasi itu dimulai pukul 08.00 WIB hingga 12.00 siang. Ternyata, kegiatan vaksin yang tidak biasa ini digagas oleh Satuan Polisi Air (Satpolair) Polres Bangkalan yang bekerja sama dengan Puskesmas Kamal, Tim Satgas Covid Kamal dan TNI-Polri di Kamal.

Di dalam kapal, vaksinator harus penuh konsentrasi untuk memastikan jarum suntik menancap di lengan pemohon vaksin. Maklum, mereka juga harus menyeimbangkan tubuhnya di tengah kapal yang sedang terombang-ambing gelombang. Meski ombaknya tidak besar, tapi cukup membuat badan kapal bergoyang ke kanan dan ke kiri.

Bagi warga yang divaksin, bisa merasakan disuntik dengan menikmati indahnya pemandangan laut di selat yang menghubungkan Madura dengan Surabaya itu.

Kepala Satpolair Polres Bangkalan AKP Arif Djunaedi memantau langsung kegiatan itu. Dia ingin memastikan kegiatan di dalam kapal penyeberangan dari Pelabuhan Kamal ke Pelabuhan Ujung, Surabaya itu berjalan lancar.

Saat ditemui, AKP Arif menjelaskan bahwa kegiatan Vaksin Terapung ini memang memfasilitasi untuk penumpang kapal dan juga nelayan kapal yang tidak memiliki waktu untuk berangkat ke fasilitas pelayanan vaksin di Bangkalan.

“Kami gunakan KMP Tongkol milik PT ASDP untuk kegiatan ini. Target mencapai herd immunity di akhir tahun 2021 juga menjadi tanggung jawab bersama. vaksin ini untuk calon penumpang kapal yang hendak menyeberang ke Surabaya menggunakan akses kapal,” katanya menjelaskan tujuan vaksinasi terapung itu.

Tidak sampai pukul 12.00 WIB, stok vaksin yang disediakan habis. Akhirnya dia meminta tambahan vaksin ke Puskesmas Kamal. Disediakan lagi sebanyak 50 vaksin, sehingga totalnya mencapai 150 vaksin. Siang hari sekitar pukul 12.00 WIB, vaksin kembali habis.

“Vaksin yang kami sediakan ini merupakan vaksin yang sudah teruji. Jadi, masyarakat tak perlu lagi takut untuk divaksin,” tandas perwira asal kecamatan Kwanyar tersebut.

Sebagaimana diketahui, Bangkalan merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur (Jatim) yang target vaksinnya masih minim. Hingga saat ini totalnya masih sekitar 116 ribu warga dari sekitar satu juta penduduknya.

Untuk memenuhi target itu, sampai memunculkan kegiatan vaksinasi yang dilakukan dengan unik, yakni masyarakat yang hendak divaksin di bawa ke Kapal Ferry di Pelabuhan Kamal secara gratis. (waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *