oleh

Warga Blumbungan Minta Desanya Dimekarkan

KABARMADURA.ID, Pamekasan -Sejumlah warga yang tergabung dalam Forum Peduli Masyarakat Blumbungan (FPMB) Kecamatan Larangan Pamekasan meminta dukungan Komisi I DPRD Pamekasan agar Desa Blumbungan yang saat ini dihuni sebanyak 18. 686 jiwa dengan jumlah kepala keluarga (KK) 5.686 disetujui untuk dimekarkan.

Permintaan pemekaran Desa Blumbungan tersebut, sebagaimana disampaikan Sekretaris FPMBSyaiful, agar pelayanan publik dan pelayanan terhadap warga bisa dilaksanakan dengan maksimal oleh pemerintah desa setempat.

Berdasar penjelasan Syaiful, secara demografis, Blumbungan sangat layak dimekarkan menjadi tiga desa. Pemekaran menjadi tiga desa tersebut, diakui akan sangat efektif dalam memberikan pelayanan terhadap warga.

“Kasian kepada kepala desa, mau memaksimalkan layanan, tapi tidak terjangkau, karena terlalu luasnya wilayah dan padatnya penduduk,”ungkap Syaiful pada Senin (16/11/2020) usai melakukan pertemuan dengan Komisi I DPRD Pamekasan.

Dari pertemuan dengan DPRD, Syaiful menguraikan bahwa terdapat beberapa langkah dan saran yang didapatnya. Diantaranya, adalah pengajuan proposal pemekaran desa yang disetujui warga Blumbungan.

“Kami menganggap kebutuhannya sangat mendesak. Target kami, 2022 sudah ada kepastian atas proposal pemekaran desa yang akan segera kami sampaikan,” tukas Syaiful.

Lambannya pelayanan publik terhadap bagi warga Desa Blumbungan karena banyaknya warga, diamini Kepala Desa Blumbungan Ferri Alfiyanto Alfian. Dengan jumlah penduduk mencapai 18.500 jiwa, Ferri menceritakan, sejauh pengalamannya dengan banyak masyarakat yang harus dilayani, perlu adanya pemekaran, agar kebutuhan pelayanan masyarakat bisa terlayani dengan optimal.

“Memang idealnya terbagi menjadi 3 desa, karena dilihat dari geografis yang sangat memadai, jumlah penduduk hampir merata, dan untuk pemdes dengan situasi yang sekarang kurang maksimal,”ujarnya.

Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Imam Khozairi yang memimpin pertemuan antara FPMB dengan Komisi I DPRD Pamekasan menyambut baik usulan dari warga Blumbungan. Momentum pengusulan pemekaran desa tersebut, diakuinya sangatlah tepat, karena saat ini masih merancang APBD Pamekasan 2021.

“Tentunya adanya pemekaran perlu pembiayaan secara khusus, namun kami akan terus mensupport rencana itu. Komisi I sangat respon sekali terhadap itu karena memang tujuannya sama, untuk menjamin kesejahteraan kepada masyarakat,” tukas Imam Khozairi. (rul/bri/waw)

Komentar

News Feed