oleh

Warga Desa Bettet Pamekasan Minta Jalur Kendaraan Berat Dialihkan

KABARMADURA.ID, Pamekasan –Seringnya kendaraan berat bermuatan material bangunan melintas di Jalan Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Desa Bettet, Kecamatan Pamekasan, dikeluhkan warga. Selain menyebabkan jalan rusak, lalu lalang kendaraan berat tanpa pengamanan khusus dinilai mengancam keselamatan warga.

Kepala Desa Bettet Kusmawardi mendesak dinas terkait untuk segera mengalihkan jalur tersebut. Menurutnya, jika kendaraan berat masih melintas di jalan itu, maka sejumlah kegiatan pendidikan akan terganggu.

Selain itu, kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di jalan tersebut, dinilai disebabkan oleh lalu lalang kendaraan berat tanpa pengamanan khusus. Ditambah sempitnya jalan yang tak kunjung dilebarkan.

Menyikapi hal itu, pihaknya menawarkan solusi agar kendaraan berat diarahkan untuk melintas ke jalur Desa Tlangoh Proppo. Jika tidak demikian, maka pihaknya berharap agar pemerintah lebih serius mengurusi pemeliharaan jalan tesebut.

“Jalur di sana (Desa Tlangoh, red) kan tidak ramai dengan lembaga pendidikan seperti di sini, jadi aman,” ucapnya, Kamis (15/10//2020).

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Imam Khosairi mengatakan, banyaknya lembaga pendidikan di sekitar Jalan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bettet, cukup menjadi alasan pemindahan jalur muatan besar.

Pihaknya mendukung langkah warga Desa Bettet untuk memindahkan jalur itu. Karenanya, pihaknya berjanji akan menindaklanjuti aspirasi tersebut untuk dibahas bersama Dinas Perhubungan Pamekasan.

Bahkan menurutnya, jika masih ada akses lain untuk dilintasi kendaraan besar, maka tidak ada alasan bagi Dishub untuk menolak keinginan warga Desa Bettet. Bahkan dirinya berjanji akan segera memanggil Dishub terkait hal itu.

“Kalau begitu nanti biar kami bicara dengan Dishub, kami setuju itu dialihkan,” ujarnya. (ali/pin)

Komentar

News Feed