oleh

Warga Desak BNI Pamekasan Tutup Oknum Agen E-warung BPNT

KABARMADURA.ID, Pamekasan – Sejumlah warga kembali menduduki Kantor Cabang Bank Negara Indonesia (BNI) Pamekasan. Mereka menuntut pihak bank untuk mengambil langkah tegas agar temuan atas sejumlah agen E-warung penyalur bantuan pangan non tunai (BPNT) yang diketahui tidak memenuhi standar karena diduga fiktif.

Koordinator lapangan (korlap) aksi Abdurrahman menyampaikan, pihaknya telah kali kedua menegaskan kepada pihak BNI untuk mengambil langkah tegas atas temuan mereka di lapangan. Bahkan pihaknya menginginkan agar BNI segera mengevaluasi kinerja di internal karena telah mengesahkan salah satu oknum sebagai agen E-warung.

Pihaknya mendesak BNI untuk menandatangani nota kesepakatan bersama tentang komitmen BNI untuk segera melakukan pemblokiran terhadap agen yang terbukti efektif dan tidak memiliki toko.

Menurutnya, pencabutan status agen tidak memerlukan koordinasi dengan pihak lain, cukup kebijakan dari pimpinan BNI. Karenanya, pihaknya mendesak agar pimpinan BNI segera menandatangani surat tersebut untuk direkomendasikan kepada Kementerian Sosial.

“Dalam pencabutan berdasar bab 4 alinea terakhir, tidak harus koordinasi, pemilihan agen harus koordinasi, namun pencabutan, cabut dulu baru koordinasi,” tegasnya, Senin (5/10/2020).

Namun demikian, perwakilan Pimpinan BNI Cabang Pamekasan Beni menjelaskan, pihaknya akan segera menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan melakukan koordinasi terlebih dahulu. Sebab menurutnya, meski tidak ada keharusan untuk koordinasi dalam aturannya, tetapi pihaknya mengedepankan etika perusahaan.

Bahkan, pihaknya berjanji akan segera melakukan pelacakan, untuk memastikan setiap agen penyalur BPNT E-warung. Hal itu untuk mengetahui siapa saja agen yang tidak memenuhi syarat sebagai agen penyalur.

“Kami sudah akan mentracing semua agen-agen yang bermasalah, dan kami sudah tindaklanjuti dengan melakukan pertemuan,” ungkapnya. (ali/pin)

Komentar

News Feed