Warga Gunung Sekar Sampang Jadikan Hadrah sebagai Wadah Silaturahmi

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) ANTUSIAS: Sebagian warga Sampang tetap melestarikan musik hadrah sekaligus menjadikannya sebagai ajang silaturahmi.

KABARMADURA.ID, SAMPANG-Musik religi hadrah masih dilestarikan oleh sebagian warga Kelurahan Gunung Sekar Kecamatan Sampang. Padahal, saat ini, hadrah mulai sepi peminat. Terutama, kaum muda, yang rata-rata kurang memiliki ketertarikan terhadap kesenian lokal.

Mahmudi, salah seorang warga Kelurahan Gunung Sekarmengatakan, bahwa perkumpulan pecinta hadrah saat ini jarang ditemui di tengah masyarakat. Sebab itu, ia memandang, bahwa hadrah akan terancam punah di masa depan.

“Yang jelas anak-anak muda sudah tidak suka dengan musik ini. Sekarang, hanya orang tertentu saja yang masih suka. Sehingga, kami mencoba melestarikannya dengan berkelompok,” katanya.

Dia mengungkapkan, tidak hanya  soal kelestarian hadrah,  mempertahankan musik khas Sampang juga menjadi sesuatu hal yang sulit. Menurutnya, banyak hadrah di Sampang, tapi sudah menganut aliran hadrah modern dan musik kontemporer. Seperti musik banjari yang berasal dari daerah lain.

“Kami juga mulai mengajak sebagian anak muda. Kami latih mereka sebagai generasi. Sehingga ada dua grup dalam kelompok kami, ” ucapnya.

 

Reporter: Fathor Rahman

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *