Warga Isman di Bangkalan Hanya Menerima Bantuan Nasi Kotak

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ISTIMEWA) BANSOS: Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) memberikan bantuan terhadap warga yang menjalani solasi mandiri (isman) di Bangkalan berupa nasi kotak. 

KABARMADURA.ID, BANGKALAN -Warga yang menjalani isolasi mandiri (isman) akibat terpapar Covid-19 memperoleh bantuan sosial (bansos) dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim). Bantuan yang direalisasikan melalui Dinas Sosial (Dinso) Bangkalah ini, bukan berupa bantuan sembako atau uang tunai. Melainkan, hanya berupa nasi kotak.

Bahkan, bansos tersebut akan didistribusikan ke delapan kecamatan di Bangkalan. Masing-masing, Kecamatan Burneh, Kota, Trageh, Arosbaya, Geger, Sepulu, Tanjung Bumi dan Klampis. Jumlah total nasi kotak sebanyak 3.000 bungkus. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinsos Bangkalan Wibagio, Rabu (7/7/2021).

“Kami hanya menerima dan mendistribusikan kepada masyarakat. Mengenai, bentuk bansosnya bukan kewenangan kami, tapi menjadi kebijakan Pemprov Jatim, nasi kotak ini disalurkan melalui dapur umum Dinsos Provinsi kepada masyarakat yang melaksanakan isman,” ujarnya.

Menurutnya, realisasi nasi kotak sudah dilakukan selama tiga hari, yakni sejak Senin (5/7) kemarin hingga Rabu (7/7). Rinciannya, 500 nasi kotak di hari Senin. 1.000 nasi kotak di hari Selasa, dan 1.500 nasi kotak di hari Rabu. Pendistribusian bansos tersebut, disesuaikan dengan jumlah nasi kotak yang ada.

Disinggung mengenai data jumlah warga yang melakukan isman di Bangkalan? Wibagio enggan menjawab dan meminta agar berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan. “Secara teknis menyesuaikan di kecamatan, karena bansos nasi kotaknya terbatas. Informasinya nasi kotak ini sampai tanggal 20 Juli saja,” jelasnya.

Terpisah, Kepala BPBD Bangkalan Rizal Moris hanya mengaku, jenis bansos dan data penerima keseluruhan mengenai penanganan Covid-19 merupakan kewenangan Tim Satgas Covid-19. “Jadi satu pintu ke tim satgas, coba langsung ke kominfo selaku jubir satgas. Sehingga, jelas datanya nanti,” kelitnya. (ina/ito)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *