Warga Jompo Sasaran Utama Bhabinkamtibmas Bluto

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IST) PEDULI SESAMA: Kepolisian sektor (Polsek) Desa/Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep, antusias dalam memberikan bantuan terhadap orang yang tidak mampu.

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Rasa sosial tinggi terhadap orang yang tidak mampu dan tidak mencukupi untuk makan sahari-hari, perlu dibantu dengan sepenuh hati. Hal inilah, kegiatan khusus Kepolisian Sektor (Polsek) Desa/Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep.

Program bansos itu, merupakan bentuk kepedulian terhadap orang yang membutuhkan bantuan. Melalui, pemberian sembako terhadap warga tidak mampu salah satu tugas mulia. Hal ini diungkapkan, Kapolsek Bluto AKP Suhaeri, Senin (15/3/2021).

Bacaan Lainnya

“Semoga dengan bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat. Kami berikan sembako pada warga kurang mampu utamanya pada orang jompo,” ujarnya.

Realisasi bansos, tersalurkan melalui peran anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Desa (Bhabinkamtibmas) Aipda Gunawan. Fakta di lapangan, pemberian sedekah kepada Ibu Subiye janda sebatang kara  (70) di Dusun Ares Barat Desa Palongan Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep.

“Selama pelaksanaan berlangsung dengan aman tertib dan lancar,” ujarnya.

AKP Suhaeri menegaskan, bantuan tersebut akan terus dilakukan secara berkesinambungan dengan menyasar ke desa-desa. Sehingga, memberikan dampak positif bagi warga yang benar-benar kurang mampu.

“Kami pastikan, bantuan yang diberikan tepat sasaran kepada warga yang membutuhkan. Kami data melalui Bhabinkamtibmas yang turun langsung melihat kondisi warga di desa-desa yang ada di Kecamatan Bluto,” tegasnya.

Menurutnya, selain bakti sosial berupa pemberian sembako, polsek juga akan menggelar bakti religi dengan membersihkan semua masjid dan tempat peribadatan.  “Untuk bakti religi, kami akan lakukan dengan seluruh anggota, takmir masjid dan masyarakat setempat membersihkan masjid desa,” paparnya.

Sementara itu, Ibu Subiye mengaku sangat terbantu dengan program khusus Polsek Bluto melalui Bhabinkamtibmas. Menurutnya, sembako merupakan kebutuhan utama bagi masyarakat yang kurang mampu.

“Kalau sekiranya tidak ada bantuan. Maka, apa yang saya makan sehari-hari sedangkan saya tidak mampu bekerja lagi,” katanya.  (imd/ito)

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *