Warga Rela Patungan Demi Perbaikan Akses Jalan Penghubung Dua Desa

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) PROTES: Warga Desa Plampaan Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang, kompak memperbaiki jalan dengan biaya sumbangan akibat kondisi kerusakan jalan semakin parah

KABARMADURA.ID – Warga di Desa Plampaan Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang,  terpaksa mengeluarkan biaya sendiri untuk memperbaiki jalan rusak. Mereka sumbangan, satu sama lain untuk memperbaiki jalan yang semakin rusak, bahkan nyaris tidak bisa dilewati kendaraan roda empat.

FATHORRAHMAN, SAMPANG

Bacaan Lainnya

Jalan yang menghubungkan antar dua desa di Kecamatan Camplong. Yakni, Jalan Desa Plampaan dengan Desa Rabasan kondisinya rusak parah, terutama ketika diguyur hujan. mirisnya, jalan tersebut  tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.

Sedangkan kondisi jalan saat kering, bergelombang dan berkubang. Sehingga menghambat jalur pintas antara dua desa di Kec. Camplong. Lantaran tidak kunjung diperbaiki,  warga sumbangan membeli batu dan pasir dan mengerjakan sendiri proses perbaikan.

Material yang dibeli warga, dijadikan penambal lubang yang terjadi hampir di sepanjang jalan. Sebab, saat malam hari jalan itu sangat mengganggu aktivitas warga. Sehingga sebelum diperbaiki, warga mencari jalan alternatif meski jaraknya lebih jauh.

“Warga sumbangan seikhlasnya. Total uang yang ada dibelanjakan tanah dan batu secukupnya. Sehingga lubang ditutup. Termasuk jalan miring yang membahayakan roda empat,” ungkap Alimuddin, yang ditemui di sekitar lokasi, Senin (29/3/2021).

Menurutnya, warga terpaksa sumbangan lantaran kondisi jalan semakin parah. Sedangkan pemerintah belum ada kepastian memperbaiki jalan tersebut. “Kami memperbaiki itu, karena kami membutuhkan akses jalan yang layak kami lalui,” tuturnya.

“Jalan ini sudah lama rusak. Namun tidak pernah ada perbaikan. Sehingga kerusakan semakin parah. Apalagi saat musim hujan hampir tidak bisa dilewati. Khususnya kendaraan roda empat dan roda dua,” tambahnya dengan nada tegas.

Pihaknya berharap, segera ada perhatian dari pemerintah. Sebab, jalan tersebut merupakan akses menuju dua desa di Kecamatan Camplong. “Akses jalan itu, juga merupakan jalur perekonomian masyarakat,” paparnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Sampang, Yuliadi Setiawan berjanji, pemerintah akan terus mendata kerusakan. Namun untuk tahun ini, lokasi itu belum masuk pendataan. Sehingga akan menjadi catatan dalam penganggaran berikutnya.

“Nah, seperti ini yang kami butuhkan dari masyarakat. Jika memang mendesak dan menjadi prioritas kami akan lakukan pertimbangan. Sehingga, bisa dievaluasi lokasi yang wajib diprioritaskan,” responnya.  (ito/*)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *