Warga Sebut Pilkades Pemicu Pembunuhan di Kecamatan Galis Bangkalan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo Kasatreskrim Polres Bangkalan

KABARNADURA.ID, BANGKALAN – Penyelidikan kasus pembunuhan di Desa Kelbung Kecamatan Galis belum tuntas. Padahal, salah satu dari dua korban yang masih selamat sudah memasuki tahap penyembuhan. Sebab, sejak Jum’at (3/9) korban dengan inisial S sudah dipulangkan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamrabu Bangkalan.

Sehingga pada Selasa (7/9), pertama kali melakukan cek ke Rumah Sakit Dr Soetomo Surabaya. Salah satu warga Kecamatan Galis Faisol menuturkan, informasi yang beredar mengenai tragedi pembunuhan masih ada sangkut pautnya dengan pemilihan kepala desa (kades). “Kedua korban masih memiliki hubungan dekat dengan kades,” ujarnya, Selasa (7/92021).

Bacaan Lainnya

Hanya saja, karena masyarakat tidak ada yang menyaksikan langsung kejadian dan siapa pelaku yang melakukan, informasi tersebut masih tertahan di ruang lingkup desa. “Kami masih menunggu pelaku ditangkap, baru nanti akan banyak motif bermunculan,” terangnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo mengaku, belum bisa menangkap pelaku pembunuhan yang menewaskan korban inisial N. Selama melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) tidak menemukan barang bukti (BB) baru yang bisa mengungkap pelaku pembunuhan. Namun dipastikan, jalan yang dilalui oleh kedua korban merupakan akses yang biasa dilalui masyarakat.

“Masih kami lakukan penyelidikan, belum selesai. Kalau mengacu pada akses jalan, sudah biasa dilalui oleh setiap masyarakat setempat,” responnya.

Selain BB dan TKP, kepolisian juga masih minim mendapatkan saksi mata berkaitan dengan peristiwa tersebut. Sebab, meskipun korban S sudah menjalani proses penyembuhan, ternyata belum bisa mengeluarkan suara normal. Sehingga, pihak kepolisian belum bisa melakukan pemeriksaan.

Disinggung mengenai target penyelesaian kasus, lelaki yang akrab disapa Sigit itu mengaku, belum bisa memastikan. Sebab, kadang akal pengungkapan kasus cepat, kadang pula membutuhkan waktu yang cukup lama. “Kami juga masih mengumpulkan data-data, jadi tidak bisa memberikan persepsi target kapan kasus ini diungkap,” jelasnya.

Pernyataan Warga Kecamatan Galis

  • Informasi yang beredar, tragedi pembunuhan masih ada sangkut pautnya dengan pilkades
  • Kedua korban masih memiliki hubungan dekat dengan kades
  • Informasi tersebut masih tertahan di ruang lingkup desa

Pernyataan Kasatreskrim Polres Bangkalan

  • Sulit ungkap pelaku pembunuhan
  • Hasil olah TKP belum ada BB baru
  • Minim mendapatkan saksi mata
  • Korban belum bisa mengeluarkan suara normal untuk dimintai keterangan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *