Wartawan Kabar Madura Raih Beasiswa Jurnalisme Sastrawi

  • Whatsapp
TERPILIH: Moh Tamimi (tengah), wartawan Kabar Madura bersama Jhon Gobai dari Aliansi Mahasiswa Papua (Universitas PGRI Yogyakarta), asal Nabire (kanan) dan Aprilia Trianingsih dari LPM Dimensi IAIN Tulungagung, asal Trenggalek.

Kabarmadura.id/SUMENEP-Salah satu wartawan Koran Harian Kabar Madura Biro Sumenep Moh. Tamimi, meraih beasiswa kursus Jurnalisme Sastrawi  yang diselenggarakan oleh Yayasan Pantau, Jakarta Pusat. Kursus diselenggarakan mulai 15 hingga 26 Juli di Jakarta, bertempat di Apartemen Permata Senayan, Jakarta Pusat.

Peserta yang terpilih dalam kursus tersebut terdapat 19 orang, baik jalur beasiswa maupun reguler (selengkapnya: lihat daftar). Adapun biaya yang harus dibayar untuk jalur reguler adalah Rp3,5 juta.

Tamimi, sapaan akrabnya, mengaku gembira dan beruntung mendapatkan kesempatan emas tersebut, karena kursus tersebut akan diampu oleh orang-orang yang kompeten di bidangnya, Andreas Harsono dari Human Right Watch dan Janet Steele dari George Washington University.

Mantan ketua Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Fajar Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) tersebut lulus kategori aktivis hak asasi manusia (HAM) dengan beasiswa Irish Aid lewat Kedutaan Besar Irlandia di Jakarta.

Terdapat tiga kategori peserta dalam kepesertaan itu: peserta dari organisasi, peserta dari lembaga pers mahasiswa (beasiswa) dan peserta dari aktivis hak asasi manusia (beasiswa).

“Basic saya dari dulu sebenarnya di sastra, tetapi berprofesi di dunia pers, lalu ada Jurnalisme Sastrawi, ini sungguh keren menurut saya. Melihat lulusannya, tidak diragukan lagi, Eka Kurniawan misalnya,” ungkapnya, Minggu (14/7). (Km48/waw)

DAFTAR PESERTA

Perwakilan organisasi:

  1. Muslim Ambari, Mongabay, Jakarta
  2. Elviza Diana, Mongabay, Jambi
  3. Muhammad Fachrureza, Journoliberta
  4. Realita Sukma, Mukena Indonesia, Semarang
  5. Muhammad Jafar Shodiq, dosen Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

 

Peserta lembaga pers mahasiswa dengan beasiswa Irish Aid:

  1. Yael Stefani Sinaga, Suara USU, Medan (khusus beasiswa dari individu Lilian Toar)
  2. Aprilia Trianingsih, LPM Dimensi IAIN Tulungagung, asal Trenggalek
  3. Ambar Alyanada, LPM Bahana Mahasiswa, Pekanbaru
  4. Ummul Uffia Turrahmah, LPM Merah Maron, Gorontalo
  5. Jhon Gobai, Aliansi Mahasiswa Papua (Universitas PGRI Yogyakarta), asal Nabire
  6. Saiful Ibad, LPM Al-Mizan, Pekalongan
  7. Muh. Sidratul Muntaha, LPM Arena, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  8. Arniati Kurniasih, LPM Aklamasi, Pekanbaru, Riau
  9. Gita Niken Madapuri, LPM Inovasi, UIN Malang
  10. Desi Wulandari, LPM Manifest, Kediri

 

Peserta aktivis hak asasi manusia dengan beasiswa Irish Aid:

  1. Moh Tamimi, Kabarmadura.id, Sumenep
  2. Adli Dzil Ikram, Sumberpost.com, Banda Aceh
  3. Abdus Somad, Jaring.id, Jakarta
  4. Ady Anugrah Pratama, LBH Maksasar

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *