oleh

Waspadai Persib, Tira, dan Bali United

Kabarmadura.id-Kompetisi Liga 1 2020 bakal bergulir di momen yang tidak seperti biasanya, yakni di tengah wabah Covid-19. Tak ayal, sejumlah regulasi berubah dengan adanya penerapan protokol kesehatan yang ketat dan sebagainya.

Ditambah lagi, 18 kontestan Liga 1 2020 baru saja jeda sejak 16 Maret lalu. Tepatnya, setelah pekan ketiga kompetisi domestik tertinggi Indonesia rampung digelar. Sekitar satu bulan lebih ini, semua tim kembali melakukan persiapan, termasuk Madura United.

Menurut Manajer Madura United Rahmad Darmawan, persaingan kompetisi di tengah wabah Covid-19 tidak bakal jauh beda dengan sebelumnya. Semua tim memiliki kekuatan yang sama.

Akan tetapi, mantan Pelatih Persebaya Surabaya ini lebih mewaspadahi tiga tim, yaitu Persib Bandung, Tira-Perskabo, dan Bali United FC. Itu tidak terlepas dari ketiga tim tersebut telah menghelat latihan sekitar dua bulan.

Selain itu, ketiga tim yang disebutkannya itu juga tidak melakukan bongkar pasang skuad, tidak seperti sejumlah kontestan Liga 1 2020 yang gagal renegosiasi kontrak atau pemainnya berkompetisi di Liga 2 2020.

Kondisi tersebut juga dialami Madura United yang gagal renegosiasi kontrak dengan winger asal Ghana Emmanuel Oti Essigba. Serta, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu meminjamkan Alberto Goncalves ke Tim Liga 2 Sriwijaya FC.

“Saya rasa semua tim punya kans yang sama, sulit sekali menilai tim mana yang lebih dominan. Kalau dilihat dari situasi pemain dan persiapan, tim yang paling awal bersiap itu tiga tim ya, Persib (Bandung), Bali United, dan Tira (Persikabo). Itu latihannya sudah hampir dua bulan,” ucapnya kepada Kabar Madura, Selasa (22/9/2020) sore.

Di samping itu, RD menambahkan, perasaingan di kelanjutan Liga 1 2020 ini tidak terpusat terhadap tim yang bongkar pasang pemain ataupun menggelar latihan lebih dini. Namun, dia menuturkan, tergantung terhadap pengalaman pemain dan pelatih, serta kualitas tim dan komposisinya.

“Tinggal sekarang, pengalaman juga sangat menentukan dan kualitas tim dan kualitas pemain juga akan menentukan,” sambungnya.

Sementara itu, gelandang Madura United Asep Berlian melihat sisi lain dari persaingan tim di Liga 1. Dia melihat, regulasi tanpa suporter di kelanjutan Liga 1 2020 membuat kekuatan semua tim setara.

“Sebetulnya sama saja, hanya yang membedakan bagi saya tanpa suporter yang berpengaruh. Persaingannya nanti sama saja. Kami sudah mempersiapkan, semoga Madura United diberikan yang terbaik,” tandasnya. (idy/nam)

Komentar

News Feed