oleh

Wisata Alam Api Tak Kunjung Padam Berhenti Setor PAD

KABARMADURA.ID, Pamekasan –Destinasi wisata Api Alam Tak Kunjung Padam yang berlokasi di Desa Larangan Tokol Kecamatan Tlanakan Pamekasan diketahui sudah berhenti menyetorkan pendapatan asli daerah (PAD) kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pamekasan Poni Indrayani. Menurutnya, sejak Agustus tahun 2019 lalu, objek wisata tersebut sudah tidak lagi menyetorkan PAD.

Hal itu diakuinya lantaran masalah pengelolaan objek wisata itu antara pemkab dengan pemerintah desa setempat. Karena itu, pihaknya saat ini hanya mengelola tiga destinasi wisata yaitu Pantai Lembung, Pantai Jumiang dan Pantai Talang Siring.

“Api alam sudah tidak ada setoran lagi sejak ada masalah itu di sana,” ungkapnya.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Khairul Umam mendesak Disparbud untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut. Menurutnya, untuk mengembangkan objek wisata tersebut perlu adanya kolaborasi dari semua pihak.

Pasalnya, tidak semua destinasi wisata di Kabupaten Pamekasan tidak murni milik pemkab. Bahkan sebagian besar dikelola oleh desa setempat. Selain itu, politikus PKB tersebut menilai, konflik internal akan berdampak pada pandangan wisatawan terhadap objek tersebut.

“Semua pihak harus mengalah kepada kepentingan umum,” tegasnya.

Sementara itu, Pakar Muda Pariwisata Madura A. Faidlal Rahman mengatakan, wewenang pengelolaan objek wisata tersebut tergantung siapa pihak yang memiliki lahan tersebut. Sehingga perlu dipertegas lahan objek wisata api tak kunjung padam milik pemkab atau milik pemerintah desa setempat.

Menurutnya, terdapat aturan yang berlaku yang harus dilalui pada proses peralihan kewenangan pengelolaan objek wisata. Namun demikian, sekalipun wisata tersebut tidak lagi dikelola pemkab tetap harus membayarkan pajak kepada pemkab.

“Sehingga wisata itu tetap menyetor PAD kepada pemkab hanya saja melalui pajak,” tukasnya. (ali/bri/waw)

 

Komentar

News Feed