Wisata Pantai The Legend Dongkrak Ekonomi Warga Padelegan Pamekasan

  • Whatsapp

KABARMADURA.ID | Pamekasan-Selain dikenal dengan destinasi wisata Pantai Talang Siring dan Pantai Jumiang, kini Kabupaten Pamekasan memiliki destinasi wisata baru yang tak kalah eksotis. Masih bernuansa pemandangan bentang laut biru, para pelancong bisa menikmati keindahan Pantai Padelegan.

Berlokasi di Dusun Laok Tambak, Desa Padelegan, Kecamatan Pademawu, pantai yang dijuluki “The Legend” oleh masyarakat sekitar ini, memiliki sejumlah spot foto yang sangat instagramable.

Bacaan Lainnya

Salah satu pengelolah pantai Ach Rofiki mengungkapkan, wisata pantai yang saat ini ramai dikunjungi pelancong ini mulai diresmikan pada bulan April 2021.

Diinisiasi oleh Pemuda Ansor Desa Padelegan bersama Perhutani, pantai yang sebelumnya kotor dan tidak terawat ini, kini bisa menjadi jujukan wisata baru di Kabupaten Pamekasan.

Dirinya mengungkapkan, motivasi menjadikan hamparan pantai Padelegan sebagai destinasi wisata muncul dari keprihatinan warga sekitar yang melihat potensi besar yang dimiliki pesisir tersebut. Bahkan menurutnya, sebelum dirawat dengan baik, pantai tersebut sudah ramai pengunjung.

Rofiki mengaku, tidak ada campur tangan Pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam pengelolaan objek wisata ini. Dirinya bersama Pemuda Ansor Padelegan dan warga sekitar, benar-benar memulai pembangunan Pantai Padelegan The Legend dari nol.

“Tidak ada bantuan dari pemerintah. Aparat desa menyerahkan sepenuhnya pembangunan dan pengembangan wisata pada Pemuda Ansor,” ungkapnya, Minggu (12/9/2021).

Rofiki menjelaskan, semenjak dikelola dengan baik dan dibuka untuk umum, wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata itu terus mengalami peningkatan. Bahkan di akhir pekan, ratusan pengunjung sering memadati sepanjang bibir pantai.

Berkat keberadaan wisata baru itu, ekonomi warga sekitar juga mengalami peningkatan. Pengelolapun bisa mendapatkan omset berkisar Rp5 juta sampai Rp10 juta per bulan.

Omset yang diperoleh dari jasa penitipan kendaraan para pengunjung itu, kemudian digunakan untuk pengembangan destinasi wisata Pantai Padelegan.

Selain untuk kebutuhan pengembangan, hasil pendapatan dari jasa penitipan kendaraan juga digunakan untuk menopang kebutuhan masyarakat.

“Karena ini dikelola sendiri, jadi beberapa persen diberikan kepada masyrakat, semisal ada kifayah maupun keperluan yang lain,” tutupnya. (*/Diah Ayu Fitri Lestari)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *