Wisuda ke-26 IAIN Madura, Harapkan Sarjana Berdakwah dengan Damai, Moderat dan Ramah

  • Whatsapp
WISUDA: Prosesi wisuda yang digelar IAIN Madura yang ke-26 di tahun 2019 ini mewisuda 614 mahasiswanya.

Kabarmadura.id/PAMEKASAN-Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura sukses menggelar wisuda ke-26, Sabtu (29/6). Dalam prosesi tersebut, IAIN Madura mewisuda sebanyak 614 mahasiswanya. Mereka berasal dari 276 wisudawan dan 338 wisudawati.

Rektor IAIN Madura, Mohammad Kosim dalam sambutannya menyampaikan bahwa yang tepenting setelah lulus atau ketika para serjana muda terjun langsung ke masyarakat, mengedepankan pengabdian dengan sepenuh hati dan bisa membawa misi dakwah islami yang damai, moderat dan ramah.

“Di mana pun saudara berada, bekerja, dan mengabdi harus mengemban misi dakwah, yakni mengamalkan dan menyebarkan Islam yang ramah dan menyejukkan,”paparnya (29/6).

Terlebih, misi utama IAIN Madura, utamanya kontribusi dalam kegiatan umat manusia, bisa menciptakan lulusan yang bisa dipertaruhkan dalam tatanan religius yang kompetitif.

“Kampus IAIN Madura sebagai lembaga dakwah dan pendidikan akademik, di mana lulusannya nanti bisa berkompetisi dengan baik sesuai dengan bidang studinya masing-masing dapat berkiprah di masyarakat untuk dirinya dan umat,” tambahnya

Acara yang berjalan dengan khidmat bersahaja tersebut, digelar di Auditorium IAIN Madura.  Terdapat  13  program studi (prodi)  dari 5 fakultas yang menyumbang mahasiswanya untuk diwisuda.

Di Fakultas Tarbiyah (Fatar), 147 orang antara lain Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), 102 orang dari Prodi Tadris Bahasa Inggris (TBI), 69 orang Prodi Menejemen Pendidikan Islam (MPI), 40 orang dari Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), 12 orang dari Prodi Tadris Bahasa Indonesia, 4 orang dari Program studi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Kemudian di Fakultas Syariah, terdapat 41 orang Prodi Akhwalul Asasiah, 31 orang Prodi Hukum Ekonomi Syariah (HES). Di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (EBIS), terdapat  21 orang Prodi Akuntansi Syariah (AKS), 59 orang dari Prodi Ekonomi Syariah (ES) dan Prodi Perbankan Syariah (PBS) sebanyak 47 orang.

Selanjutnya dari Fakultas Usuluddin terdapat 4 orang yang diwisuda dari Prodi Ilmu Tafsir Al-qur’an dan Hadist (IQT) dan yang terahjir adalah Program Pasca Serjana IAIN Madura  Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 37 orang.

Mohammad Kosim menambahkan, belajar berbagai ilmu tidak cukup setelah menjalani prosesi wisuda, tetapi tidak mengenal ruang dan waktu.

“Para wisudawan dan wisudawati dalam mencari ilmu, tidak berarti dengan diwisudanya ini, belajar telah selesai. Belajar tidak mengenal ruang dan waktu, belajar berlangsung sepanjang hayat. Silahkan terus belajar dan belajar, jadikan setiap tempat sebagai sekolah dan jadikan setiap orang sebagai guru,” ungkapnya. (km47/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *