oleh

Workshop Media Sport, Bedah Fenomena di Balik Berita

Kabarmadura.id-Media Officer (MO) Madura United bersama Media dan Hubungan Publik PT Liga Indonesia Baru (PT. LIB), menggelar workshop di Stadion Gelora Madura (SGM) Pamekasan, Selasa (8/10/2019) sore.

MO Madura United menghadirkan audiens dari jurnalis yang mendapatkan legalitas untuk meliput Madura United dalam mengarungi kompetisi Shopee Liga 1 2019. Mulai dari jurnalis media online, cetak, hingga jurnalis radio.

Manajer Media dan Hubungan Publik PT. LIB Hanif Marjuni yang bertindak sebagai pemateri memulai dengan menyampaikan tentang begitu menariknya sepakbola bagi jurnalistik. Sebab, pembacanya kian banyak.

Baru setelah itu, Hanif mengaitkan dengan sosial media (sosmed) Indonesia yang mulai sangat didewakan dengan adanya istilah ‘netizen maha benar’. Bahkan, dia menunjukkan gambaran persaingan ketat sosmed berita sepakbola Indonesia di kancah dunia.

“Sosial media Indonesia sudah bisa bersaing dan kontennya itu kebanyakan ambil qouet dari berita kalian yang dipotong dan didesign lalu di-posting,” jelasnya.

Di samping itu, Hanif membeberkan hasil survei yang menunjukkan minat baca berita sepakbola Indonesia. Dia katakan, terdapat tiga kriteria berita, yaitu pemain yang berlabel bintang besar, sisi lain, dan up-date terkini.

“Berdasarkan riset keseluruhan, kriteria berita klub yang banyak dibaca itu ada tiga. Pertama, pemain berlabel bintang besar atau memiliki kedekatan secara emosianal terhadap pembacanya, sisi lain dari pemain, pelaksanaan pertandingan, dan lainnya. Terakhir, update terkini,” ungkapnya. (idy/waw)

Komentar

News Feed