WUB 2022: DPMPTSP dan Naker juga Latih Warga untuk Budidaya Jamur Tiram


WUB 2022: DPMPTSP dan Naker juga Latih Warga untuk Budidaya Jamur Tiram
(DOK. DPMPTSP DAN NAKER PAMEKASAN) Para peserta WUB belajar Budidaya Jamur Tiram di Dusun Brumbung, Desa Bicorong, Kecamatan Pakong, Kamis (15/9/2022).

KM.ID | PAMEKASAN -- Pelatihan kerja program Wira Usaha Baru (WUB) Pemkab Pamekasan masuk ke berbagai tema. Mulai dari pelatihan sarung tenun hingga sepatu batik.

Dari belajar membuat Kebab hingga belajar memangkas rambut. Dari pelatihan servis sepeda motor hingga pelatihan membuat tas dari batok kelapa.

Yang terbaru, yakni, pelatihan Budidaya Jamur Tiram di Desa Bicorong, Kecamatan Pakong. Pelatihan ini diikuti 20 peserta;15 orang laki-laki dan lima perempuan, dengan satu instruktur.

Pelatihan yang digelar di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Dusun Brumbung ini dimulai sejak 12 September dan akan berakhir pada 23 September 2022 mendatang. 

Kabid Pelatihan dan Hubungan Industrial DPMPTSP dan Naker Pamekasan Deddy Aryanto menerangkan, program WUB ini menyesuaikan dengan kebutuhan pasar mutakhir.

"Budidaya jamur tiram ini, pangsa pasarnya bagus," ungkapnya, Selasa (20/9/2022). "Karena itu, kita buka pelatihan ini untuk masyarakat di program WUB," sambungnya.

Deddy memaparkan, semua program WUB dipantau langsung oleh fasilitator khusus di setiap kecamatan. Tidak hanya itu, DPMPTSP dan Naker juga turun memantau langsung setiap pelatihan yang digelar.

"Muara dari semua pelatihan ini, masyarakat bisa terampil sesuai dengan tema pelatihan yang diikuti, dan ini yang terpenting, mereka bisa berkreasi dan tidak menganggur," jelasnya.

Dia menerangkan, bahwa target utama dari WUB ini adalah membekali masyarakat untuk bisa berusaha dan akhirnya bisa mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Pamekasan.

"Itulah yang kita harapkan bersama, makanya, banyak sekali tema pelatihan yang kita buka, untuk menjangkau segala sektor yang dibutuhkan pasar," pungkasnya.

Redaktur: Ongky Arista UA