oleh

Wujud CSR Petronas untuk 3 Kecamatan di Sampang Tidak Kunjung Jelas

Kabarmadura.id/SAMPANG-Program corporate social responsibility (CSR) Petronas untuk tiga kecamatan terdampak di Sampang belum jelas. Pasalnya, hingga semester II tahun anggaran 2020, belum direalisasikan. Tiga kecamtan tersebut antara lain Ketapang, Sokobanah, Banyuates.

Jenis realisasi CSR yang direncanakan beragam. Di Ketapang berupa mobil pemadam kebakaran (damkar) dan taman, untuk Banyuates berupa pekerjaan fisik dan Sokobanah berupa bantuan sapi.

Tidak terealisasinya CSR itu diungkap Sidik, warga Sokobanah. Dikatakan bahwa semester kedua tahun ini seharusnya sudah terealisasi, karena masuk program perusahan tahun 2020, sehingga diyakini tidak mungkin dikerjakan tahun 2021.

“Hingga saat ini tidak ada kejelasan, seharusnya ada tenggang waktu yang jelas, baik dari penganggaran sampai pelaksanaan, dan seharusnya ada tanda-tanda, apalagi sekarang sudah masuk bulan September,” ungkapnya, Rabu (2/9/2020).

Selain itu, untuk memastikan dan memantau program CSR Petronas tersebut, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, terutama Bagian Perekonomian Sekretariat Kabupaten (Setkab) Sampang diharapkan jemput bola agar manfaatnya dari realisasi CSR ini betul-betul dirasakan oleh masyarakat di tiga kecamatan tersebut. Sehingga pemerintah juga mengetahui kondisi pelaksanaanya.

Selain meminta agar CSR Petronas segera direalisasikan, rencana program CSR tahun 2021 dari Petronas juga harus dicanangkan mulai sekarang, terutama program yang sifatnya pemberdayaan masyarakat.

“Seharusnya kabupaten ini lebih aktif melihat dan memantau kegiatan yang bersumber dari CSR, karena kaitannya masuk pada durasi waktu yang hampir tutup tahun,” tuturnya

Sementara itu, Kabag Perekonomian Setkab Sampang Juwaini menuturkan, untuk CSR tiga kecamatan di pantura Sampang, hingga saat ini memang belum ada kejelasan. Bahkan pihaknya juga tidak mengetahui jenis CSR di masing-masing kecamatan itu. Sebab sudah ada pihak yang ditunjuk untuk mengerjakan realisasinya.

“Ya tidak dikerjakan, sebab masih proses, dan untuk anggaran tidak masuk ke pemda, dan sampai sekarang anggaran itu belum masuk pada orang yang ditunjuk,” komentarnya singkat dengan alasan ingin bergegas untuk mengikuti rapat. (mal/waw)

 

Komentar

News Feed