Yuni Raja’e Masuk 3 Besar Cawabup Pamekasan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ IST) MASUK BURSA: Istri mendiang Raja’e, Yuni Lailatul Fitriyah, masuk tiga besar calon wabup Pamekasan.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN–Setelah sebelumnya terganjal oleh belum terbitnya surat keputusan (SK) pemberhentian mendiang Raja’e sebagai wakil bupati (wabup) Pamekasan, kini pemilihan wabup baru terkendala revisi tata tertib (tatib) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Perubahan Tatib DPRD Pamekasan Maskur Rasid mengatakan, revisi tatib perlu dilakukan karena telah dianggap usang dan perlu disesuaikan dengan kondisi terkini. Tatib DPRD Pamekasan yang digunakan selama ini adalah hasil pengesahan tahun 2014.

Bacaan Lainnya

“Tanggal 17 Juni ini kami akan panggil AKD untuk dijadikan bahan kajian revisi tatib,” ucap pria yang akrab dipanggil Hamas tersebut.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Amanat Nasional (PAN) Pamekasan Heru Prayitno mengaku telah berkoordinasi dan konsolidasi secara intens di internal partai koalisi pendukung pemerintah.

Juru bicara partai koalisi pendukung pemerintah tersebut mengaku telah mengantongi tiga figur calon wabup yang akan menggantikan mendiang Raja’e. Bahkan menurutnya, seluruh pimpinan partai koalisi telah menyepakati tiga nama tersebut.

“Untuk figur itu nanti setelah tatib itu sudah tuntas, kemudian panlih itu sudah rijit, baru kami ajukan nama,” ungkap sekretaris partai koalisi Berbaur tersebut.

Dari tiga nama calon wabup yang telah disepakati itu, akan disaring kembali menjadi dua nama untuk diajukan kepada pimpinan DPRD. Namun dia menyebut satu dari tiga nama tersebut yaitu istri mendiang Raja’e, Yuni Lailatul Fitriyah.

Menurut Heru, Yuni (sapaan akrab istri Raja’e) memiliki kapabilitas yang mumpuni dan layak untuk menggantikan suaminya. Tidak hanya Yuni, tiga orang yang telah disepakati sebagai bakal calon wabup menurutnya layak dan memiliki peluang yang sama untuk menjadi wabup.

“Di antara tiga nama itu ada istri wabup,” ungkapnya.

Kendati begitu, Heru mengatakan, pihaknya tidak memiliki standar khusus terhadap setiap bakal calon wabup. Sebab, standar figur yang cocok dan layak mendampingi bupati Pamekasan, menurutnya yaitu bupati itu sendiri.

“Yang menentukan bupati, yang mau makai. Yang jelas wawasan kebangsaannya harus bagus,” tukasnya. (ali/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *