ZAIFUL MUQADDAS, Kabid Pengelolaan Sungai Dinas PUPR Sampang

  • Bagikan
KM/SUBHAN ZAIFUL MUQADDAS, kini menjabat Kabid Pengelolaan Sungai Dinas PUPR Sampang  

Bukan Soal Siapa, Tetapi Bisa Berbuat Apa

Kabarmadura.id/Sampang-Berbuat dan menghasilkan karya nyata adalah prinsip dijalani Zaiful Muqaddas hingga menggantarkan dirinya menduduki jabatan Kabid Pengelolaan Sungai Dinas PUPR Sampang. Pria kelahiran Sampang 1 Agustus 1981 itu, menekankan bukan soal siapa dirinya, akan tetapi bisa berbuat banyak untuk sesama.

SUBHAN, KOTA

Diangkat menjadi ASN di Sampang sejak tahun 2005 silam, Zaiful Muqoddas pertama kali ditugaskan menjadi staf di Dinas Ciptakarya Sampang, kemudian pada 2011 ia diangkat menjadi Kasi Rehabilitasi dan Rekontruksi di BPBD Sampang, pada tahun 2014 kembali dipindahkan ke Dinas Ciptakarya menjabat sebagai kasi penyehatan lingkungan dan air bersih.

Seiring berjalannya waktu dan pengabdiannya menjadi abdi negara di Sampang, pada tahun 2016 karir bapak tiga anak itu kian cemerlang, ia diangkat menjadi Kabid Pengendalian Dampak Lingkungan di DLH Sampang, kemudian pada tahun 2017 ia dipindah ke Dinas PUPR Sampang menjadi kabid pengelolaan sungai hingga sekarang.

Bagi Muqoddas (sapaan akrabnya) menduduki jabatan tertentu memiliki kesan dan pengalaman tersendiri. Dia berprinsip bisa berbuat banyak dimanapun berada. Tak penting baginya sedang menduduki jabatan apa, yang terpenting bisa menghasilkan karya dan menunjukkan loyalitas kepada pimpinan.

Menduduki jabatan tertentu bukanlah suatu yang harus dipriotiskan untuk bisa dicapai dalam kehidupannya. Hanya saja ketika ada peluang dapat manfaatkan dengan menunjukkan kualitas diri dan loyalitas kepada pimpinan, jika tidak mampu tidak perlu berupaya meriah jabatan itu, cukup sesuaikan dengan kapasitas diri dan dapat menghasil karya nyata bagi negeri.

“Loyalitas kepada pimpinan itu wajib, tidak menunda pekerjaan, secepatnya dilaksanakan dan diselesaikan. Karena kita bekerja dengan target, bukan lagi soal siapa kita, tetapi bisa berbuat apa?,”ucap Muqoddas saat ditemui Kabar Madura diruang kerjanya, Senin (15/7).

Baca juga  Mengenal Lebih Jauh Kepala DLH Amin Jabir

Pria yang genab berusia 38 itu, memiliki keyakinan bahwa tidak ada masalah dalam dunia kerja yang tidak bisa diselesaikan selama masih mau berusaha sesuai kemampuan dirinya, artinya sesulit apapun pekerjaan yang jalani, jika memiliki kemauan dan pengetahuan yang mumpuni, tentunya akan menjadi mudah diselesaikan.

Orentasi Muqoddas menjadi abdi negara bukanlah jabatan tertentu, melainkan bisa berbuat banyak. Ia menyadari bahwa dirinya masih banyak kekuranagan, akan tetapi ia opitimias berikhtiar dapat memajukan Sampang di manapaun ia ditempati.

“Jika sudah menunjukkan karya nyata, banyak berbuat demi kemajuan daerah dan loyalitas kepada pimpinan tinggi, maka jabatan itu dengan sendirinya mudah diraih, karena usaha tidak akan menghinati hasil,”terangnya.

Muqoddas, menyelesaikan pendidikannya, di SDN karang Delem 4 Sampang lulus 1993, SMP Negeri I Sampang lulus tahun 1996 dan SMA Negeri I Sampang lulus tahun 1999. Kemudian dia melanjutkan program sarjana strata I mengambil jurusan tehnik sipil  di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya lulus tahun 2005. Setelah itu melanjutkan S2 Magister administrasi publik di Wijaya Putra Surabaya lulus tahun 2010 dan kemudian melanjutkan studi S3 jurusan doktor ilmu lingkungan di UB hingga sekerang (pai)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan