KABAR MADURA | Kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) pada 2023 di Pamekasan meningkat 4,34 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 2023 terdapat 457 kasus laka dengan melibatkan 737 kendaraan. Sedangkan pada 2022 mencapai 438 laka.
Kasatlantas Pamekasan AKP L. Rahmad Budiarto mengatakan, rata-rata kecelakaan terjadi lantaran pengguna lalai saat berkendara dan tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan aturan yang berlaku. Seperti terobos traffic light dan balap liar. Kecelakaan tahun ini juga didominasi oleh kendaraan roda dua yang sampai melibatkan 605 kendaraan.
“Ketidakhati-hatian dan tidak mematuhi rambu lalu lintas menjadi faktor utama terjadinya kecelakaan. Selain roda dua, ada mobil beban atau orang yang melibatkan 75 kendaraan, mobil penumpang 54 kendaraan, dan bus 3 kendaraan. Total ada 737 kendaraan terlibat laka selama 2023,” terangnya kepada Kabar Madura, Senin (8/1/2024).
Rahmad menuturkan, tidak patuhnya masyarakat dalam berkendara dikarenakan kurangnya kesadaran yang tinggi mengenai etika berlalu lintas. Untuk itu, pihaknya juga kembali memberlakukan tilang manual untuk memaksimalkan ketertiban lalu lintas masyarakat.
Dijelaskan, penilangan manual ini dilakukan apabila terdapat pelanggaran berupa kecepatan melebihi batas ketentuan, penggunaan knalpot brong, ugal-ugalan, dan kelengkapan kendaraan yang kurang, serta jenis pelanggaran lainnya.
Dia berharap, masyarakat lebih bijak dalam berlalu lintas. Sebab, ketaatan berlalu lintas tersebut bisa menekan terjadinya kecelakaan saat berkendara.
“Kalau penilangan elektronik seperti menerobos lampu merah atau tidak menaati marka jalan. Baik tilang manual ataupun elektronik keduanya memiliki efektivitas yang sama,” jelasnya.
KASUS LAKA LANTAS DI PAMEKASAN
Tahun 2022
Jumlah Laka: 438 Kasus
Meninggal Dunia: 98 Orang
Luka Berat: 4 Orang
Luka Ringan: 459 Orang
Kerugian Materi: Rp1.128.200.000
Tilang: 2.487 Kasus
Teguran: 11.282 Kasus
Tahun 2023
Jumlah Laka: 457 Kasus
Meninggal Dunia: 98 Orang
Luka Berat: 3 Orang
Luka Ringan: 560 Orang
Kerugian materi: Rp751.700.000
Tilang: 2.154 Kasus
Teguran: 4.928 Kasus
Sumber Data: Satlantas Polres Pamekasan.
Pewarta: Safira Nur Laily
Redaktur: Sule Sulaiman





