Program Desa Tematik Dinilai Sukses Majukan Desa di Pamekasan

News148 views

KABAR MADURA | Sejak tahun 2023 program Desa Tematik tidak lagi dianggarkan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, tidak mampu mendanai program tersebut.

Padahal, program besutan Bupati Baddrut Tamam itu, dianggap cukup berpengaruh terhadap kemajuan desa di Pamekasan, utaamanya dalam menggali potensi di masing-masing desa.

Akademisi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura Achmad Faidi menilai, program Desa Tematik terbilang efektif dalam memberikan kemajuan di Pamekasan. Menurutnya, Pemkab seharusnya perlu melanjutkan tersebut agar potensi desa tereksplor dengan baik.

Faidi menyampaikan, meningkatnya status desa mandiri di Pamekasan menjadi salah satu indikasi keberhasilan program tersebut. Setiap desa, mulai menggali potensinya dengan maksimal.

“Sangat perlu dilanjutkan, karena terbukti beberapa desa di Pamekasan lebih baik dari desa-desa di tiga kabupaten lainnya,”ungkap Ketua Program Studi Hukum Tata Negara itu, Selasa (28/5/2024).

Jikapun program itu nantinya tidak memungkinkan untuk dilanjut pada pemerintahan selanjutnya, dinas terkait diharapkan tidak pasif dalam mendorong kemajuan desa.

“Terus mendorong skema program untuk terus mempertahankan program pembangunan desa,” tambahnya.

Sementara itu, Fungsional Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan Syarif Hidayat mengatakan, program Desa Tematik hanya berlangsung selama dua tahun, yakni pada tahun 2021 dan 2022.

Setiap tahunnya terdapat lima desa menjadi penerima manfaat program tersebut, dengan nominal masing-masing desa mendapatkan reward Rp200 juta.

“2023 karena anggarannya direfocusing jadi tidak terlaksana. Tahun ini, program itu sepertinya tidak lagi masuk pada RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah),” paparnya.

Disebutkan, pihaknya masih menunggu kebijakan pemerintahan yang baru dalam realisasi Program Desa Tematik kedepan, apakah akan tetap dilanjut atau dihapus.

Kendati demikian, dalam mendorong kemajuan desa, pihaknya mengandalkan keikutsertaan program-program dari pusat, seperti Desa Berdaya dan lainnya.

“Terkadang, actionnya yang tidak ada. Mereka hanya asal taruh nama saja, misal desa A mengangkat potensi pertanian atau wisata, tapi realisasinya tidak ada. Itu yang perlu dilakukanpembinaan,” paparnya.

Data Penerima Program Desa Tematik 2021
1. Desa Bunder
2. Desa Palengaab Laok
3. Desa Gagah
4. Desa Kertagenah Daoya
5. Desa Samatan DesaTematik 2022
1. Desa Panempan
2. Desa Toket
3. Desa Pademawu Timur
4. Desa Sotaber
5. Desa Rekkerrek

Pewarta: Safira Nur Laily
Redaktur: Miftahul Arifin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *