Peningkatan Kompetensi TRC BPBD Pamekasan Tersandung Anggaran

News29 views

KABAR MADURA | Peningkatan kapasitas anggota tim reaksi cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, tersandung anggaran. Tahun ini, peningkatan kapasitas tersebut belum terealisasi. Padahal, tidak semua anggota memiliki sertifikat kompetensi tersebut.

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Pamekasan Akhmad Dhofir Rosidi mengatakan, tahun ini pihaknya berencana melakukan peningkatan secara mandiri. Namun, masih belum diketahui secara pasti terkait jadwal pelaksanannya. 

Sementara terkait anggaran, pihaknya mengaku hanya teralokasikan sebesar Rp25 juta. Menurut Dofir, anggaran tersebut sangat minim, mengingat kebutuhan yang dilerlukan untuk peningkatan kapasistas itu cukup banyak. 

“Meski minim (anggaran), kami tetap upayakan maksimal. Makanya, kami koordinasikan dengan Basarnas dulu terkait kegiatan peningkatan kompetensi ini, tentu sesuai dengan kemampuan anggaran kami,” tuturnya, Minggu (2/6/2024)

Dhofir menuturkan, dari 40 anggota TRC, tidak semua anggota telah memiliki sertifikat kompetensi. Oleh karena itu, pihaknya perlu memfasilitasi peningkatan kapasitas tersebut. 

Selama ini, kata Dofir, pihaknya hanya bisa mengandalkan peluang dari pihak ketiga terkait peningkatan kompetensi tersebut. Terbaru, sebanyak tujuh orang yang diikutkan dalam penigkatan penyelamatan laut. 

Pihaknya berharap, dengan adanya pelatihan kompetensi tersebut, anggota TRC bisa lebih kompeten dan teruji dalam melakukan penanganan bencana

“Setiap anggota memiliki kompetensi yang berbeda. Ada kompetensi penyelamatan di laut dan di darat. Terkadang, peningkatan kompetensi itu yang mendoakan dari rumah sakit,” tutupnya. 

Pewarta: Safira Nur Laily 

Redaktur: Miftahul Arifin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *