KABAR MADURA | Kuota program bantuan keuangan khusus (BKK) badan usaha milik desa (BUMDes) tahun ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Terdapat tujuh desa yang dapat BKK BUMDes tahun 2024. Sementara tahun 2023 hanya ada empat desa.
Staf Fungsional Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM) DPMD Pamekasan M. Rahman mengatakan, tahun ini pihaknya memang mengusulkan tujuh desa. Pertimbangan desa yang diusulkan, berdasarkan pada komitmen desa untuk mengembangkan BUMDes. Selain itu, BUMDes yang diajukan harus berbadan hukum.
“Dari tujuh desa itu, empat desa hanya tinggal nunggu pencairan saja. Sedangkan dua desa lainnya, masih ada beberapa hal yang harus direvisi untuk proses pencairan,” bebernya, Selasa (18/6/2024).
Masing-masing desa akan mendapatkan Rp100 juta. Rinciannya, Rp96 juta untuk pengembangan BUMDes dan Rp4 juta untuk operasional desa. Adapun tujuh desa yang berhasil terkaver dalam bantuan yang sumber dari provinsi it, adalah Desa Batukerbuy, Desa Sotabar, Desa Sana Daya, Desa Waru Timur, Tampojung Pregih, Desa Laden, dan Desa Tanjung.
Untuk Desa Tanjung, jenis usaha yang akan dikembangkan adalah desa wisata. Sementara untuk enam desa lainnya, jenis usahanya fokus terhadap pertokoan. Rahman berharap, bantuan tersebut bisa menghasilkan kemandirian ekonomi di setiap desa.
“Semoga di tahun depan jatah untuk BKK ini tidak menyusut dari tahun sekarang,” paprnya.
Jumlah Desa Penerima BKK BUMDes di Pamekasan
2021: 6 BUMDes
2022: 6 BUMDes
2023: 4 BUMDes
2024: 7 BUMDes
Pewarta: Safira Nur Laily
Redaktur: Sule Sulaiman





