Hari Krida Pertanian ke-52, Momentum Penyemangat DKPP Sumenep untuk Pertanian Lebih Baik

KABAR MADURA | Hari Krida Pertanian ke-52 menjadi momentum untuk memastikan pemberdayaan para petani dan memenuhi kebutuhan pangan bagi masyarakat, khususnya Sumenep.

Hari Krida yang jatuh pada tanggal 21 Juni 2024, menjadi sangat berkesan ketika melihat para petani dapat memetik hasil panen yang bagus dan berlimpah. Hal itu yang dirasakan oleh Dinas Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep.

Sebab, di hari itu, diperingati sebagai sebagai penghargaan kepada orang-orang yang berkontribusi dalam membangun sektor pertanian dan menjaga ketahanan pangan.

Hari Krida Pertanian merupakan rasa syukur atas hasil pertanian yang berlimpah. Di sisi lain, momen spesial itu juga jadi bahan berbenah diri, mengevaluasi dari kegiatan pertanian yang sudah berlalu, lalu memastikan ke depan lebih baik lagi.

Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid menyampaikan, dari sisi pertanian, ada banyak hal yang sudah kita capai selama ini. Sehingga untuk ke depannya, tinggal memperbaiki.

“Kita lihat, Sumenep memiliki lahan luas untuk sektor pertanian dengan segala macam potensi tanamannya juga. Kami, selama ini juga telah memaksimalkan hingga ketahanan pangan kita juga terjaga dengan baik,” jelasnya.

Untuk momentum Hari Krida Pertanian ke-52 tahun ini, akan menjadi momentum penyemangat bagi pihaknya dan para penyuluh pertanian untuk terus berupaya dan terus melakukan pendampingan terhadap para petani di Sumenep.

Komitmen DKPP Sumenep terus dipegang sampai kapan pun. Keberhasilan dari sektor pertanian, dan ada juga kekurangannya. Semua itu akan menjadi pelecut untuk terus berinovasi.

Inovasi, inisiatif, komitmen, dan semangat menjadi inti dalam rangka menjadikan petani di Sumenep lebih baik. Lalu, hasil pertanian pun akan mengikuti langkah yang baik pula.

“Lalu, sudah tentu pada momentum Hari Krida Pertanian ini akan menjadi penyemangat bagi kami. Supaya ke depan kami terus melangkah seiring dengan perkembangan zaman. Kita juga harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman, sehingga semua petani petani kita maju, mandiri, dan modern,” paparnya.

Soal sarana dan prasarana pertanian, pihaknya terus berupaya supaya para petani mendapatkan alat-alat yang dibutuhkan. Hal itu sudah dilakukan pihaknya dengan menyalurkan bantuan alat-alat pertanian.

“Sebab tidak bisa dipungkiri, dari sektor pertanian juga harus mengikuti perkembangan zaman yang semakin modern. Masyarakat petani juga harus berkembang, karena kami memacu dari sisi itu,” pungkasnya.

Pewarta: Moh. Razin

Redaktur: Fathor Rahman

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *