KABAR MADURA | Partai NasDem akhirnya mengumumkan keputusannya. Meski sempat dicurigai hoaks, namun dibuktikan bahwa telah mengumumkan rekomendasi untuk pasangan Achmad Fauzi Wongsojudo dengan KH Imam Hasyim di Pilkada Sumenep 2024.
Keputusan itu sekaligus menandai bahwa Partai NasDem tidak berkoalisi dengan PPP. Sebab, sebelumnya banyak diwacanakan akan bareng dengan PPP mengusung Kiai Ali Fikri Warits. Bahkan, tokoh dengan sapaan Mas Kiai itu sempat menyatakan konsisten mengajak Partai NasDem berkoalisi.
“Bukan hoaks lagi, kami resmi mendukung pak Fauzi Wongsojudo di Pilkada 2024 ini,” kata Ketua DPD Partai NasDem Sumenep H. Hosni
Amanah dari DPP Partai Nasdem, tegas H. Hosni, adalah memenangkan Achmad Fauzi Wongsojudo dengan KH Imam Hasyim sebagai calon bupati dan wakil bupati Sumenep pada pilkada mendatang..
Dengan bergabungnya partai yang didirikan Surya Paloh itu, semakin menambah jumlah rekomendasi ke Achmad Fauzi Wongsojudo. Dengan dukungan 9 parpol, sudah terkumpul 44 kursi DPRD untuk mengusung calon bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.
Sebanyak 9 parpol itu masing-masing memiliki perwakilan di DPRD Sumenep, antara lain PDI Perjuangan 11 kursi, Partai Nasdem dengan 5 kursi, Partai Gerindra 2 kursi, PKB 10 kursi, Partai Demokrat 7 kursi, PAN 5 kursi, PKS 2 kursi, PBB 1 kursi, dan Partai Hanura 1 kursi.
“Kami berharap Pilkada dapat berjalan dengan damai. Sebab, pemilihan ini harus dijalankan sesuai dengan amanat undang-undang,” imbuhnya.
Hosni mengaku akan lebih intens menguatkan kinerja kader partai yang ada di setiap kecamatan. Target utama adalah bangun kekuatan, yakni menjadwalkan bertemu para tokoh di Kota Keris ini.
“Jadi, mulai sekarang, penguatan semua kader harus benar-benar turun ke bawah untuk bertemu dengan tokoh-tokoh masyarakat,” pungkasnya.
Surat rekomendasi yang turun dari Partai NasDem untuk Achmad Fauzi Wongsojudo ini diberikan langsung di gedung Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (25/8/2024) sekitar pukul 12.30 WIB.
Sebelumnya, Ketua DPC PPP Sumenep Kiai Ali Fikri Warits mengatakan, kendati bisa maju secara mandiri untuk kontestasi politik di Pilkada Sumenep 2024 ini, Mas Kiai akan tetap membangun kekuatan, yaitu dengan tetap konsisten mengajak Partai NasDem untuk berkoalisi.
“Tetap tidak akan meninggalkan Partai NasDem meski PPP secara mandiri bisa lolos di pilkada nanti,” imbuhnya.
Sedangkan Ketua DPD NasDem Sumenep H. Hosni mengaku sengaja menahan rekomendasi dari partainya lantaran memang saling menunggu untuk mengeluarkan rekomendasi terlebih dahulu antara PPP dan Partai NasDem.
“Justru yang tidak jelas kan PPP sendiri, kalau PPP sudah berkomitmen kami pasti dukung,” kata H Hosni.
Pewarta: Moh. Razin
Redaktur: Fathor Rahman





